Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun 

Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun 

Seorang petani di Northern Cape, Afrika Selatan bernama Gideon Lombaard menemukan dua pecahan meteorit pertama dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Lombaard menemukan batu luar angkasa tersebut saat berladang. Dua meteorid baru tersebut diberi nama Brierskop dan Wolskop berdasarkan nama bangunan terkenal di dekat lokasi penemuan.

Sumber: The Conversation

Asal Usul Batu

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut terhadap dua pecahan meteorid tersebut, para ahli meyakini keduanya berasal dari peristiwa meteor yang berbeda. Meskipun keduanya ditemukan dengan jarak hanya satu kilometer, namun keduanya tidak memiliki keterkaitan.

Sumber: The Conversation

Kedua meteorid tersebut merupakan sebuah kondrit yaitu batuan tertua di tata surya berusia 4.567 miliar tahun. Meteorid Brierskop adalah kondrit seberat 21,19 gram, sedangkan meteorid Wolfkop merupakan kondrit dengan berat 90,26 gram.

Foto: L. Vonopartis

Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun

Analisis yang melibatkan sepotong kecil dari tiap batu dan kelilingnya menghasilkan wafer ultra tipis yang dapat dilewati cahaya dari mikroskop. Sehingga hal ini mampu menunjukan perbedaan yang jelas dari dua meteorid tersebut.

Brierskop mengandung lebih sedikit logam besi dan lebih sedikit besi dalam mineral silikat utamanya dibandingkan Wolfkop. Chondrules yaitu partikel dalam batuan jauh lebih terawetkan di Brierskop, menunjukan bahwa kedua asteroid ini mengalami lebih sedikit pemanasan di asteroid induk sebelum terjadi tabrakan. 

Para ahli menggunakan oksidasi (karat) yang lebih besar pada batu meteorid Wolfkop untuk menunjukan bahwa jatuhnya batu tersebut terjadi sebelum batu meteorid Brierskop. Saat ini, meteorid Wolsfkop dan Brierskop disimpan di Universitas Witwatersrand, Johannesbrug, yang merupakan tempat terakreditasi.

Sumber: The Conversation

Penemuan ganda tersebut menambah jumlah meteorid yang terkonfirmasi di Afrika Selatan menjadi 51, tertinggi di Afrika Sub-Sahara. Namun, jika dibandingkan dengan lebih dari 14.000 meteorid yang ditemukan di Gurun Sahara, jumlah meteorid yang ditemukan di Afrika bagian selatan masih sangat kecil.

Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun

Undang -Undang Warisan Afrika Selatan No. 25 Tahun 1999 mengklasifikasikan meteorit Afrika Selatan sebagai benda warisan nasional yang tidak boleh dirusak, dipindahkan, diekspor atau diperdagangkan tanpa izin yang dikeluarkan oleh Badan Warisan Afrika Selatan. Meteoritical Society mewajibkan meteorit disimpan dan dilestarikan dengan benar di lembaga terakreditasi seperti museum dan universitas untuk penelitian di masa depan.

Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun

Pada Agustus, Meteoritical Society yang mengadili semua pengajuan meteorid baru secara resmi menerima semua usulan bahwa kedua pecahan tersebut merupakan meteorid yang berbeda.

Sedang Berladang, Seorang Petani Temukan Dua Batu Meteor Berusia 4.567 Miliar Tahun

Artikel ini ditulis oleh
Hari Ariyanti

Editor Hari Ariyanti

Reporter Magang: Haikal Ersyad

Reporter
  • Hari Ariyanti

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Bumi Bakal Dihujani Meteor Berkecepatan Tinggi, Catat Tanggalnya

Bumi Bakal Dihujani Meteor Berkecepatan Tinggi, Catat Tanggalnya

Berikut tanggal pasti hujan meteor terjadi di Bumi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pria Ini Temukan Sebongkah Batu Dikira Emas, Ternyata Meteor Paling Langka yang Pernah Jatuh ke Bumi

Pria Ini Temukan Sebongkah Batu Dikira Emas, Ternyata Meteor Paling Langka yang Pernah Jatuh ke Bumi

Batu ini menurut para peneliti jauh lebih langka daripada emas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ini Dugaan Lokasi Jatuhnya Meteor yang Melintasi Pulau Jawa

Ini Dugaan Lokasi Jatuhnya Meteor yang Melintasi Pulau Jawa

Berikut adalah kemungkinan meteor yang jatuh melintasi Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ilmuwan Temukan Mata Panah Zaman Perunggu yang Terbuat dari Batu Meteor, Begini Bentuknya

Ilmuwan Temukan Mata Panah Zaman Perunggu yang Terbuat dari Batu Meteor, Begini Bentuknya

Ilmuwan tak menyangka bahwa apa yang ditemukannya itu adalah mata panah berbahan meteorit.

Baca Selengkapnya icon-hand
Menikmati Hujan Meteor Malam Ini Dengan Mata Telanjang

Menikmati Hujan Meteor Malam Ini Dengan Mata Telanjang

Hujan meteor merupakan fenomena langka yang tidak setiap hari bisa dilihat. Jangan lupa meluangkan waktu untuk melihat keindahan karya Tuhan yang satu ini ya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Asteroid Sebesar 33 Meter Ini Pernah Melintasi Bumi dengan Cepat, Begini Reaksi Ilmuwan

Asteroid Sebesar 33 Meter Ini Pernah Melintasi Bumi dengan Cepat, Begini Reaksi Ilmuwan

Asteroid sebesar itu bila menghantam Bumi, juga dikhawatirkan. Namun ini respons ilmuwan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Seorang Petani Temukan Gua Berusia 2,5 Juta Tahun di Lahan Pribadinya, Begini Kisahnya

Seorang Petani Temukan Gua Berusia 2,5 Juta Tahun di Lahan Pribadinya, Begini Kisahnya

Gua purba ini diperkirakan terbentuk pada Zaman Es, sekitar 2 juta tahun lalu.

Baca Selengkapnya icon-hand