Ritual Mengerikan di Timur Tengah saat Unta Disuruh Telan Hidup-Hidup Ular Berbisa
Di beberapa daerah gurun, terdapat praktik tradisional yang memberikan ular hidup ke unta yang sakit, karena diyakini dapat menyembuhkan penyakit unta.
Praktik pengobatan tradisional yang kontroversial telah menjadi bagian dari budaya masyarakat di beberapa daerah gurun, terutama di wilayah Timur Tengah.
Ritual ini melibatkan penggunaan ular hidup sebagai metode penyembuhan untuk unta yang sedang sakit, dengan tujuan untuk mengatasi penyakit tertentu yang menyerang hewan-hewan tersebut.
Fenomena ini, yang dikenal sebagai cara untuk mengobati penyakit unta dengan ular hidup, telah menarik perhatian banyak kalangan. Praktik ini diyakini telah ada sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Meskipun demikian, banyak ahli yang meragukan dasar ilmiah dari metode ini. Keunikan ritual ini serta dampak yang ditimbulkannya membuatnya menjadi sorotan publik.
Seperti yang dilansir oleh Liputan6.com dari laman News18, Senin (10/11), banyak aktivis kesejahteraan hewan yang mempertanyakan etika dan validitas ilmiah dari pengobatan kuno ini.
Unta Dipaksa Telan Ular Hidup-Hidup
Setiap tahunnya, banyak orang yang kehilangan nyawa akibat gigitan ular. Namun, di beberapa daerah di Arab, terdapat ritual unik yang justru menjadikan ular sebagai "obat" untuk unta, hewan padang pasir yang terkenal.
Praktik ini mungkin terdengar aneh, mengingat unta adalah hewan herbivora yang biasanya mengonsumsi dedaunan, buah, dan bunga.
Pertanyaannya, mengapa unta perlu menelan ular hidup-hidup?
Di sejumlah wilayah Timur Tengah, masyarakat memiliki keyakinan bahwa unta dapat terjangkit penyakit mematikan yang dikenal sebagai Hayam.
Penyakit ini menyebabkan unta kehilangan nafsu makan dan minum, tubuhnya menjadi kaku, serta mengalami demam dan anemia.
Jika tidak ditangani dengan cepat, Hayam dapat berujung pada kematian. Untuk menyelesaikan masalah ini, warga setempat menerapkan metode tradisional yang ekstrem: mereka memasukkan ular berbisa hidup ke dalam mulut unta agar dapat ditelan utuh.
Mereka percaya bahwa racun ular yang menyebar dalam tubuh unta mampu menetralkan infeksi dan mengembalikan kesehatan hewan tersebut.
Menurut para pelaku ritual, unta yang menjalani "terapi ular" biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dalam beberapa hari.
Ditentang Dokter Hewan
Meskipun telah dilakukan selama berabad-abad, metode ini ditolak dengan tegas oleh dokter hewan. Mereka menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tentang manfaat racun ular bagi unta.
Menurut para ahli, penyakit Hayam kemungkinan besar disebabkan oleh gigitan serangga atau infeksi, yang dapat berakibat fatal jika tidak mendapatkan perawatan medis, terutama pada unta betina yang sedang hamil.
Dalam keadaan normal, unta tidak mengonsumsi daging, apalagi ular berbisa. Mereka dapat bertahan hidup di gurun dengan memakan tumbuhan keras, bunga, dan buah-buahan.
Lemak yang tersimpan di punuknya memungkinkan mereka untuk berpuasa dari makanan dan air selama berhari-hari.
Seekor unta yang sehat mampu mengonsumsi hingga 150 liter air sekaligus dan dapat berdiri setinggi dua meter, sehingga mereka dijuluki sebagai "Kapal Gurun."
FAQ Unta Diberi Makan Ular Hidup-Hidup
Mengapa unta diberi makan ular hidup?
Unta diberi ular hidup dalam tradisi kuno karena dianggap dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk "hayam" atau Sura disease, yang menyerang kesehatan unta. Ritual ini telah dilakukan selama bertahun-tahun dan dipercaya oleh sebagian orang sebagai cara untuk mengatasi masalah kesehatan pada hewan tersebut.
Penyakit apa yang diobati dengan ritual ini?
Ritual ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit "hayam" atau hemoragik, yang juga dikenal sebagai "Sura disease". Penyakit ini menyebabkan unta kehilangan nafsu makan dan minum, sehingga ritual ini dianggap penting untuk menjaga kesehatan hewan.
Bagaimana unta bisa kebal terhadap bisa ular?
Unta memiliki keunikan fisiologis, seperti bibir yang tebal dan sistem kekebalan tubuh yang kuat. Kemampuan ini memungkinkan unta untuk kebal terhadap bisa ular, serta dapat memproduksi antibodi yang melindungi mereka dari racun tersebut.
Apakah praktik pengobatan unta dengan ular hidup ini didukung secara ilmiah?
Para ahli mengungkapkan bahwa praktik pengobatan ini tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Mereka menganggapnya sebagai sebuah takhayul yang tidak efektif dan juga menyakiti hewan, sehingga tidak seharusnya diteruskan.