Ngeri, Orang Ini Temukan 92 Ekor Ular Derik di Dalam Rumahnya
Penemuan 92 ekor ular di rumah yang menimbulkan kepanikan.
Kejadian langka ini memicu perhatian masyarakat dan mengundang pertanyaan mengenai penyebab serta langkah pencegahan untuk insiden serupa di masa depan.
Ngeri, Orang Ini Temukan 92 Ekor Ular Derik di Dalam Rumahnya
1. 92 Ular Ditemukan di Luar Habitatnya
Tim penyelamat terkejut saat berhasil menggali dan mengumpulkan total 92 ular dalam dua kunjungan berbeda.
Para ahli mengungkapkan bahwa ular derik, yang cenderung menyukai lingkungan yang hangat dan terlindung, mungkin memilih fondasi rumah sebagai tempat yang ideal untuk membuat sarang.
2. Faktor Penyebab Bersarangnya Ular Derik di Rumah
Penting bagi pemilik rumah untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap area-area rentan, memperbaiki potensi celah atau rongga yang dapat diakses oleh satwa liar.
3. Menghindari Kedatangan Ular di Rumah
Ular derik Apakah Berbahaya?
Menurut CDC, ular derik adalah ular berbisa terbesar di Amerika Serikat. Faktanya, kebanyakan spesies ular derik tidak beracun bagi manusia. Mereka cenderung tidak memiliki bisa yang berbahaya atau racun yang mematikan. Namun, ada juga beberapa jenis ular derik yang menghasilkan racun atau bisa.
Ular derik hidup di mana?
Ular derik tersebar luas hanya di Benua amerika, mulai dari Kanada bagian selatan hingga Argentina bagian utara.
Kenapa ekor ular derik berbunyi?
Adanya bentuk ujung ekor yang unik dan getaran yang dilakukan ular ini tentu bukan tanpa alasan. Ular derik memang sengaja membuat ekornya berbunyi sebagai bentuk pertahanan diri. Jadi, saat ada predator yang berusaha menyerangnya, ular ini akan menggerakan ekor dan mengeluarkan suara gemercik.
Ular paling berbahaya di dunia apa?
Ular beludak Russell (Daboia russelii) bertanggung jawab atas sebagian besar kematian ini. Spesies ini dianggap sebagai salah satu ular beludak yang paling mematikan, dalam laporan jurnal Toxins 2021.
Bagaimana ular derik beradaptasi?
Cara ular derik beradaptasi di lingkungan yang panas dan kering adalah: Mengumpulkan air di sisiknya. Meminimalkan penguapan air dari tubuhnya. Tidak memproduksi urine.