Ini Daftar Negara-Negara Paling Aman Jika Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk
Konflik di Timur Tengah saat ini masih terus memanas dan sejumlah kalangan menilai berpotensi terjadi Perang Dunia Ketiga.
Di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel-Iran dan campur tangan Amerika atas konflik kedua negara tersebut, kekhawatiran akan potensi Perang Dunia III meningkat.
Dilansir The Economic Times, beberapa negara dianggap sebagai tempat berlindung yang aman dari sentuhan perang mengerikan itu. Negara-negara aman tersebut termasuk Antartika, Islandia, Afrika Selatan karena keterasingan dan kenetralan mereka. Fiji, Chili, Argentina, Selandia Baru, dan Swiss juga dianggap sebagai tempat perlindungan yang potensial.
Konflik yang berlangsung antara Israel Iran menimbulkan kekhawatiran, terlebih kemarin Amerika mengumumkan telah mengebom tiga fasilitas nuklir Iran. Israel melakukan serangan militer yang luas terhadap Iran, menghantam lokasi-lokasi dan beberapa instalasi nuklir terpentingnya.
Atas konflik yang terjadi, kekhawatiran akan adanya Perang Dunia III muncul. Banyak orang yang mulai menerka-nerka negara mana yang nantinya bisa menjadi tempat paling aman di dunia. Berikut daftar negara-negara yang paling aman dari dampak Perang Dunia III:
Antartika
Wilayah ini mungkin menjadi salah satu tempat teraman untuk dituju jika terjadi perang nuklir menurut peta. Lokasinya yang terisolasi di titik paling selatan bumi membuat tempat ini tidak memiliki nilai strategis. Selain itu, hamparan tanahnya yang seluas 13,9 juta kilometer persegi yang belum tersentuh menawarkan ruang yang cukup bagi ribuan orang untuk mencari perlindungan dari potensi konflik. Namun, akan sulit bagi manusia untuk bertahan hidup di sana karena kerasnya lingkungan dan minimnya sumber daya.
Islandia
Tempat perlindungan potensial lainnya adalah negara yang terletak di utara, yakni Islandia. Selain relatif terisolasi, negara ini dikenal sebagai salah satu negara paling damai di dunia. Dikabarkan bahwa negara ini tidak pernah terlibat dalam perang atau invasi apa pun.
Afrika Selatan
Negara ini masuk ke dalam daftar tempat yang aman dari pengaruh Perang Dunia Ketiga. Dengan sumber makanan yang melimpah, tanah yang subur, dan akses mudah ke air tawar, menjadikan negara ini menjadi prospek kuat untuk mencapai swasembada. Selain itu, infrastruktur modern Afrika Selatan juga menjadi peran penting.
Fiji
Fiji merupakan negara kepulauan yang terpencil. Negara ini terletak sekitar 4.300 kilometer dari tetangga terdekatnya, Australia. Dengan kehadiran militer, Fiji memegang posisi strategis.
Chili
Negara Amerika Selatan yang membentang lebih dari 6.437 kilometer. Chili berpotensi bertindak sebagai penghubung strategis antara Moskow dan Madrid. Negara ini berlimpah dengan beragam tanaman dan sumber daya alam yang penting untuk bertahan hidup. Selain itu, Chili juga menonjol karena memiliki infrastruktur paling maju di benua itu.
Argentina
Argentina dianggap sebagai salah satu negara yang paling mungkin mengalami kelaparan setelah perang nuklir. Negara Amerika Selatan ini dikabarkan memiliki banyak persediaan hasil panen yang melimpah, sehingga menyediakan cadangan makanan yang signifikan bahkan jika sinar matahari terhalang oleh dampak ledakan nuklir.
Selandia Baru
Di saat ketakutan akan Perang Dunia III, Selandia Baru juga menjadi salah satu tempat orang-orang melarikan diri untuk menyelamatkan diri. Negara ini berada di peringkat kedua dalam Indeks Perdamaian Global dan memiliki catatan netralis yang sudah lama dalam konflik global. Lokasinya yang terpencil dan medan pegunungan yang terjal, menambah lapisan pertahanan alami terhadap potensi invasi. Menurut laporan Metro, Selandia Baru tidak masuk dalam daftar radar.
Tuvalu
Tuvalu adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di tengah-tengah antara Hawaii dan Australia. Negara ini hanya memiliki populasi 11.000 jiwa. Infrastruktur pulau yang lemah serta sumber daya alam yang terbatas membuatnya menjadi target yang tidak menarik bagi calon agresor.
Swiss
Negara ini telah lama dikaitkan dengan perdamaian dan netralis. Swiss dianggap sebagai salah satu dari sedikit negara yang mungkin mengalami konflik nuklir. Tidak terlibatnya negara ini dalam perang sejak Perang Dunia II, dan adanya medan pegunungan, membuat pertahanan alami negara ini kuat. Swiss juga dilengkapi dengan jaringan tempat perlindungan kejatuhan nuklir yang luas.
Indonesia
Negara yang terletak di Asia Tenggara ini telah secara tegas menyatakan tidak memihak mana pun dalam konflik global. Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno telah mencirikan kebijakan luar negeri sebagai “bebas dan aktif.” Hingga saat ini pemerintah juga terus menekankan pendekatan independen Indonesia terhadap hubungan Internasional, dengan fokus yang kuat pada upaya mempromosikan perdamaian global.
Reporter Magang: Devina Faliza Rey