Ini Daftar Lengkap Situs Intelijen dan Militer Israel yang Dihantam Rudal Iran, Media Dilarang Meliput
Iran meluncurkan 22 gelombang serangan selama perang 12 hari melawan Israel.
Serangan rudal balistik dan drone Iran ke Israel menghantam sejumlah situs intelijen dan militer yang sangat sensitif dan penting. Serentetan 22 gelombang serangan tersebut juga menghantam infrastruktur teknologi dan energi, seperti dilaporkan media Iran, Tehran Times pada Selasa (24/6).
Israel menutupi hal ini dengan melakukan penyensoran terhadap media. Jurnalis asing dilarang meliput kerusakan yang terjadi pada target-target sensitif, dan citra satelit pun dibatasi, seperti dikutip dari The Cradle, Kamis (26/6).
Ada puluhan target penting di Israel yang berhasil dihantam rudal Iran selama perang 12 hari dari 13-24 Juni. Target-target tersebut termasuk Kirya Israel (markas besar Kementerian Pertahanan, yang disebut sebagai Pentagon Israel), Kamp Moshe Dayan (pusat pelatihan dan operasi untuk intelijen militer), Pangkalan Udara Tel Nof yang dijaga ketat, Pangkalan Udara Ovda, dan gedung Kementerian Dalam Negeri Israel, di antara beberapa lainnya.
Selain itu, rudal Iran juga berhasil menghancurkan Kilang Minyak Bazan, Pembangkit Listrik Haifa, Pembangkit Listrik Hadera, Pembangkit Listrik Ashdod, pangkalan Aman (Unit 8200), Institut Sains Weizmann, dan Bandara Ben Gurion.
Sekitar vila keluarga Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Caesarea, yang diserang oleh pesawat nirawak Hizbullah pada tahun 2024, juga terkena serangan Iran.
Pada 14 Juni, setelah serangan rudal pertama Iran, rekaman seorang koresponden Fox News yang berdiri di dekat Kirya mengonfirmasi serangan langsung terhadap sebuah gedung di dalam kompleks Kementerian Pertahanan. Koresponden tersebut terlihat disuruh oleh pasukan Israel untuk menjauh.
Kilang minyak terbesar Israel, kompleks Bazan Group yang berpusat di Haifa, terpaksa ditutup beberapa hari kemudian karena serangan rudal langsung ke fasilitas tersebut. Tiga karyawan perusahaan tewas, dan terjadi kerusakan signifikan.
Pipa minyak dan saluran transmisi di Haifa juga rusak akibat serangan Iran, yang mengakibatkan penghentian sementara beberapa operasi hilir.
Selain itu, kompleks pangkalan Unit 8200 Israel di dekat Glilot di Tel Aviv terkena rudal secara langsung. Beberapa rudal juga mendarat di dekat fasilitas Mossad.
Serangan Iran terhadap Institut Sains Weizmann menyebabkan kerugian sekitar USD570 juta atau sekitar Rp9,2 triliun, rekaman video menunjukkan besarnya kerusakan di lokasi tersebut. Rudal Iran juga menghantam gedung Bursa Efek Tel Aviv dengan kerusakan yang cukup signifikan.
Serangan terakhir Iran sebelum gencatan senjata berlaku melibatkan 14 rudal balistik dan menargetkan beberapa lokasi militer dan logistik utama lainnya.
"Gelombang terakhir ini memberikan pelajaran bersejarah dan tak terlupakan bagi musuh Zionis. Angkatan bersenjata Iran-lah yang memaksakan keinginan mereka – dan waktu mereka – di medan perang," kata Pasukan Garda Revolusi Iran pada Selasa (24/6) pagi.