BRI Super League: Persib Resmi Melepas Wiliam Marcilio, Telah Siapkan Penggantinya
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengonfirmasi bahwa Wiliam Marcilio, salah satu pemain asing, akan meninggalkan Maung Bandung.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengonfirmasi bahwa salah satu pemain asingnya, Wiliam Marcilio, resmi dilepas dari tim Maung Bandung.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Umuh Muchtar setelah Wiliam Marcilio tidak terlihat dalam latihan menjelang pertandingan melawan Borneo FC Samarinda yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/12/2025) di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Sebelumnya, Wiliam juga sempat dipulangkan lebih awal ke Bandung oleh Bojan Hodak saat persiapan menghadapi Madura United pada 30 November lalu di Stadion Pamelingan, Pamekasan, Madura, karena penampilannya dalam latihan dianggap tidak memuaskan.
“Ya, Wiliam Marcilio dilepas saja karena tidak sesuai dengan kriteria Persib, tidak sesuai dengan harapan pelatih Bojan Hodak dan semua juga bisa menilai bagaimana kinerja Wiliam,” tegas Umuh Muchtar pada Rabu (3/12/2025) di Bandung.
Meskipun begitu, Umuh Muchtar belum dapat memastikan apakah status pemain asal Brasil tersebut akan dipinjamkan ataukah kontraknya diputus secara langsung. Ini menjadi pertimbangan karena kontrak Wiliam Marcilio di Persib masih berlaku hingga 2027. “Memang masih ada kontrak, tapi nanti bagaimana baiknya, kami akan melihat jalan yang terbaik. Tapi kemungkinan diputus lah oleh Persib,” ungkap pendiri PT PBB ini.
Sudah Kantongi Sosok Pengganti yang Mengejutkan
Umuh mengungkapkan telah menyiapkan satu nama untuk menggantikan Wiliam Marcilio dalam persiapan menghadapi putaran kedua BRI Super League musim ini, serta untuk kompetisi AFC Champions League Two 2025.
Meskipun demikian, Umuh memilih untuk tidak mengungkapkan identitas pemain baru tersebut.
"Yang jelas penggantinya sudah ada. Lihat saja nanti siapa penggantinya," ujar Umuh dengan senyuman.
"Pokoknya kejutan, dan saya yakin pengganti tersebut akan membawa dampak positif bagi Persib. Nanti pelatih Bojan yang akan mengambil keputusan akhir," tambah Umuh.
Kegagalan dalam Proses Perekrutan Pemain
Umuh menjelaskan pencoretan Wiliam Marcilio di tengah kompetisi musim ini menunjukkan adanya kegagalan dalam proses perekrutan pemain. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah kesalahan dari pelatih Bojan Hodak.
"Bukan dari pelatih, ini merupakan kegagalan dari perekrutan. Saya tahu bahwa pelatih lebih jeli dalam mengambil keputusan. Saya manut lah dengan pelatih Bojan," ujar Umuh.
Umuh menambahkan Bojan Hodak memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan klub.
"Saya tegaskan Bojan lebih mengerti dan lebih tahu keinginan klub. Menyesuaikan kebutuhan dan apapun juga, Bojan sangat bertanggung jawab. Mereka tidak mau mengecewakan Persib," kata Umuh kembali. Penegasan ini menunjukkan keyakinan Umuh terhadap kemampuan pelatih dalam menghadapi tantangan yang ada.
Persib Tetap Solid
Umuh berharap agar ke depannya, proses rekrutmen pemain dapat dilakukan dengan lebih hati-hati. Kasus Wiliam Marcilio ini menjadi pelajaran berharga bagi Persib dalam menyiapkan tim.
"Kami harus lebih hati-hati dalam mengambil pemain atau merekrut pemain. Ini menjadi pengalaman. Karena ini bukan hanya di Persib saja, tapi semua klub juga banyak yang terjadi seperti ini," ujar Umuh.
Di kesempatan yang sama, Umuh, yang kini berusia 76 tahun, menegaskan bahwa kondisi tim tetap solid meskipun salah satu pemain asing harus dilepas.
"Tim tetap solid karena mereka tahu apa yang harus dilakukan bersama tim. Insya Allah Persib tetap kompak," tutup Umuh dengan keyakinan.