Keputusan Mengejutkan Persija: Angkat Bek Berpengalaman jadi Pelatih, Legenda Kiper Timnas Dilepas
Persija Jakarta telah memutuskan untuk berpisah dengan Hendro Kartiko.
Persija Jakarta telah resmi melepaskan Hendro Kartiko dari posisinya. Sebelumnya, Hendro menjabat sebagai pelatih kiper untuk tim yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran tersebut, di bawah kepemimpinan Carlos Pena dan Ricky Nelson pada musim 2024/2025. Keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak legenda kiper Timnas Indonesia ini diambil seiring dengan pengangkatan Mauricio Souza sebagai pelatih baru. Diketahui bahwa Souza akan membawa pelatih kiper baru untuk tim, dan ia direncanakan tiba di Jakarta pada hari Jumat, 20 Juni 2025.
Melalui akun Instagram resmi mereka, Persija mengungkapkan rasa terima kasih kepada Hendro. "Terima kasih coach Hendro!" tulis akun Instagram @persija pada Kamis, 19 Juni 2025.
Dalam pernyataan tersebut, mereka juga menyampaikan, "Persija resmi tidak memperpanjang kontrak Hendro Kartiko sebagai pelatih kiper Persija. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras selama berkarir bersama Persija. Sukses di manapun berada, coach!" Penuturan ini menunjukkan penghargaan yang tinggi terhadap kontribusi Hendro selama bertugas di klub.
Satu Musim Bersama Persija
Hendro hanya menjabat sebagai pelatih kiper Persija selama satu musim. Dalam perjalanan kariernya, ia telah berkontribusi sebagai pelatih penjaga gawang di berbagai klub, termasuk Arema FC, Sriwijaya FC, Madura United, Timnas Indonesia U-23, PSM Makassar, dan Bhayangkara FC. Selain itu, ia juga pernah menangani Madura United. Dengan pengalaman yang luas, Hendro telah memiliki 60 penampilan bersama Timnas Indonesia dan mengelola kiper-kiper seperti Andritany Ardhiyasa, Carlos Eduardo, dan Hafizh Rizkianur di Persija.
Selama masa kepemimpinannya di Persija, Andritany Ardhiyasa tampil sebanyak 19 kali, sedangkan Carlos Eduardo bermain 18 kali. Jika dihitung secara keseluruhan, kedua kiper tersebut mengalami kebobolan sebanyak 38 gol dan mencatatkan clean sheet sebanyak 14 kali. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun hanya semusim, Hendro memberikan dampak yang signifikan terhadap performa kiper-kiper di timnya. Pengalaman dan strategi yang diterapkannya menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan para penjaga gawang di Persija.
Maman Abdurrahman Ditunjuk sebagai Pelatih Tim Persija EPA
Di sisi lain, Macan Kemayoran telah resmi menunjuk Maman Abdurrahman untuk bergabung dalam tim kepelatihan Persija Youth Development. Maman baru saja mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada usia 43 tahun. "Dari lapangan ke kursi kepelatihan, Persija resmi mengontrak Maman Abdurrahman sebagai Tim pelatih di Persija Youth Development. Selamat bergabung, Maman Abdurrahman, mari bersama membawa kesuksesan dan mencetak pemain muda berbakat dan berprestasi untuk Persija dan Indonesia!" tulis akun Instagram @persija.epa pada Kamis (19/6/2025).
Maman Abdurrahman telah menghabiskan sembilan tahun karirnya bersama Persija dari tahun 2015 hingga 2024. Selama waktu itu, ia berhasil membantu tim meraih gelar juara Liga 1 pada tahun 2018, yang menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah Macan Kemayoran. Dengan pengalaman dan dedikasinya, diharapkan Maman dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan pemain-pemain muda yang berkualitas di Indonesia.