Dilepas Persib Bandung, Wiliam Marcilio Kini Gabung Klub Korea Selatan
William Marcilio telah bersiap untuk memulai babak baru dalam kariernya bersama Chungnam Asan FC.
Wiliam Marcilio siap memulai babak baru dalam kariernya. Pemain asal Brasil ini diperkenalkan oleh klub Chungnam Asan FC, yang berkompetisi di liga level kedua Korea Selatan, pada hari Jumat (9/1/2026).
Sebelumnya, Wiliam Marcilio tidak memiliki klub setelah dilepas oleh Persib Bandung karena dianggap tidak memenuhi kebutuhan strategi tim.
Wiliam Marcilio menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kesempatan baru ini. Ia sangat menantikan untuk berinteraksi langsung dengan para penggemar Chungnam Asan FC di stadion.
"Saya berharap untuk membuat kalian sangat bahagia," ujar Wiliam Marcilio.
Dengan semangat yang menggebu, ia siap memberikan yang terbaik di klub barunya.
Berkomitmen
Wiliam Marcillio menunjukkan komitmen yang tinggi bersama klub barunya, Chungnam Asan FC. Pemain berusia 29 tahun ini berambisi untuk mencetak banyak gol dan memberikan kontribusi maksimal bagi timnya.
"Saya ingin memberikan banyak bantuan dan membuat banyak gol. Saya berharap saya bisa datang ke sini dan membantu, bukan hanya klub, tetapi juga penggemar," jelasnya.
Dengan semangat tersebut, Marcillio berharap dapat menjadi aset berharga bagi klub. Chungnam Asan FC merupakan klub yang telah berpengalaman di K League 2.
Pada musim 2025, mereka berhasil menempati posisi kesembilan dalam klasemen akhir, menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi yang baik meskipun masih perlu meningkatkan performa untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Kehadiran Marcillio diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan performa tim ke arah yang lebih baik.
Kurang Cocok di Persib
Pada bursa transfer musim panas 2025, Wiliam Marcilio resmi bergabung dengan Persib Bandung setelah sebelumnya bermain untuk Arema FC yang juga berkompetisi di BRI Super League 2025/2026.
Sayangnya, perjalanan karier Wiliam di Persib tidak bertahan lama, bahkan tidak sampai paruh musim. Ia dianggap kurang mampu beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan oleh tim.
"Mengenai Wiliam, dia datang ke Bandung, dia mempunyai kualitas tentu saja, dia bermain dengan menunjukkan kualitas. Namun, sejak hari pertama dia datang ke sini, saya meminta untuk mengubah gayanya dan untuk beradaptasi dengan tim. Namun, dia tidak melakukannya hingga hari ini," ujar Bojan Hodak dalam sebuah wawancara baru-baru ini.