Tak tergantikan! Ini 3 Pemain Liga Lokal Australia yang Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia.
Walaupun Australia memiliki sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri, beberapa nama dari liga domestik A-League tetap menjadi andalan tim.
Timnas Indonesia perlu sangat berhati-hati terhadap kehadiran sejumlah pemain dari Timnas Australia yang dapat menjadi ancaman serius pada laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Sesuai dengan jadwal, pertandingan antara Timnas Indonesia dan Timnas Australia dijadwalkan berlangsung di Sydney Football Stadium, Sydney, pada tanggal 20 Maret 2025. Laga ini akan sangat berpengaruh terhadap peluang kedua tim untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026.
Kekuatan Socceroos sebagian besar berasal dari para pemain berkualitas yang bermain di luar negeri. Namun, terdapat pula beberapa pemain yang berasal dari liga domestik yang memiliki potensi besar. Dalam pengumuman skuad Australia pada hari ini, Jumat (14/3/2025), tercatat bahwa tiga dari enam pemain baru yang dipanggil bermain di A-League. Hal ini menunjukkan bahwa pelatih Tony Popovic memiliki kepercayaan tinggi terhadap pemain-pemain yang berasal dari liga lokal.
Pemain-pemain yang saat ini berkompetisi di A-League memiliki pengalaman yang cukup luas dalam dunia sepak bola. Mereka tentunya dapat menjadi ancaman yang serius bagi Timnas Indonesia jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan strategi yang tepat sangat diperlukan untuk menghadapi pertandingan ini. Berikut adalah ulasan lengkap yang disajikan oleh Bola.com mengenai situasi ini.
Aziz Behich
Salah satu pemain senior yang berhasil mempertahankan posisinya di Timnas Australia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia adalah Aziz Behich. Meskipun berasal dari liga domestik, ia mampu bersaing dengan baik di tingkat internasional. Aziz Behich saat ini bermain untuk klub Melbourne City FC. Pemain berusia 34 tahun ini memiliki pengalaman yang luas, setelah sebelumnya bermain di berbagai klub di Liga Turki, Belanda, Skotlandia, dan Arab Saudi, sebelum akhirnya kembali ke Australia pada Juni 2024.
Yang perlu diwaspadai oleh Timnas Indonesia dari mantan pemain PSV Eindhoven ini adalah pengalaman yang dimilikinya. Sejak melakukan debutnya pada November 2012, ia telah mengumpulkan 77 caps bersama The Socceroos, yang menunjukkan betapa pentingnya perannya di tim nasional. Bek yang lahir pada 16 Desember 1990 ini juga menunjukkan performa yang cukup konsisten saat bermain untuk Melbourne Victory. Di sepanjang musim ini, ia selalu tampil penuh selama dua kali 45 menit dan hanya absen dua kali akibat sanksi larangan bermain.
Marco Tilio
Setelah mengalami cedera yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan terakhir, winger Timnas Australia, Marco Tilio, kini memiliki tekad yang kuat untuk kembali beraksi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pemain berusia 23 tahun ini sebelumnya harus menepi cukup lama akibat cedera hamstring yang dideritanya. Namun, dia merasa beruntung karena telah pulih dan siap untuk bermain kembali pada akhir Januari 2025.
Marco Tilio, yang merupakan pemain dari klub Melbourne Victory, mulai mendapatkan kepercayaan sebagai pemain utama. Dia telah menjadi starter dalam tujuh pertandingan terakhir dan berhasil mencetak dua gol. Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi kariernya, terutama mengingat dia terikat kontrak dengan Celtic. Terakhir kali dia memperkuat Timnas Australia adalah pada Piala Asia 2023, dan sejak itu, namanya harus absen karena cedera yang dialaminya.
Anthony Caceres
Timnas Australia baru saja menambah kekuatan di lini tengah dengan kehadiran seorang pemain baru yang dipercaya oleh Anthony Popovic untuk mendampingi Jackson Irvine. Pemain tersebut adalah Anthony Caceres, yang berasal dari Sydney FC. Meskipun telah berusia 32 tahun, Caceres berhasil menarik perhatian pelatih Timnas Australia dan mendapatkan kesempatan untuk melakukan debutnya pada babak putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Anthony Caceres, yang lahir di Sydney, memiliki pengalaman yang cukup baik di kompetisi domestik, di mana ia berperan sebagai gelandang bertahan utama untuk Sydney FC dalam ajang A-League 2024/2025. Selama satu musim ini, ia sudah tampil sebanyak 18 kali dan berhasil mencetak tiga gol serta memberikan tiga assist. Dengan performa tersebut, Timnas Indonesia perlu waspada, terutama terhadap gelandang yang mungkin diturunkan oleh Patrick Kluivert di lini tengah, seperti Thom Haye, Ivar Jenner, dan Ricky Kambuaya.