Semifinal AFC Challenge League, Madura United Tumbang dari Tim Kamboja
Madura United harus mengakui kekalahannya dan tersingkir dari AFC Challenge League sehingga Indonesia tidak memiliki wakil lagi,
Madura United harus mengakhiri langkah mereka di AFC Challenge League 2024/2025. Wakil Indonesia dalam turnamen antarklub Asia ini tidak dapat melanjutkan perjuangan mereka. Di babak semifinal, tim yang dikenal dengan sebutan Laskar Sapeh Kerrab ini harus menerima kenyataan pahit setelah dikalahkan oleh Svay Rieng dari Kamboja.
Pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Kamis (17/4/2025), Madura United hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Svay Rieng.
Dalam pertandingan tersebut, Madura United berhasil mencetak tiga gol ke gawang Svay Rieng. Gol pertama dicetak oleh Pedro Monteiro pada menit ke-27, diikuti oleh Andi Irfan yang mencetak gol pada menit ke-58. Selain itu, gol bunuh diri oleh Vireak Dara pada menit ke-76 juga menambah koleksi gol Madura United. Meskipun demikian, hasil imbang tersebut tidak cukup untuk membawa mereka melaju ke babak berikutnya.
Kalah agregat
Tiga gol yang dicetak oleh Svay Rieng ke gawang Madura United berasal dari Gabriel Silva pada menit kelima, diikuti oleh Bounpachan Bounkong yang mencetak gol pada menit ke-28, dan Min Ratanak yang menambah skor pada menit ke-56.
Dengan hasil ini, Madura United mengalami kekalahan agregat 3-6 dari Svay Rieng, setelah pada pertemuan pertama mereka kalah 0-3 pada 10 April 2025. Madura United merupakan salah satu dari dua klub Indonesia yang berupaya mengharumkan nama Merah Putih di turnamen antarklub Asia musim ini.
Persib sudah tersingkir lebih awal
Satu tim lain yang sudah tersingkir adalah Persib Bandung. Kesebelasan yang dikenal dengan nama Maung Bandung ini berpartisipasi dalam AFC Champions League (ACL) 2. Dalam kompetisi ini, mereka bersaing dengan Lion City Sailors dari Singapura, Port FC dari Thailand, dan Zhejiang FC dari China di Grup F ACL 2.
Sayangnya, Persib harus menghadapi kenyataan pahit karena mereka terpuruk di posisi terakhir klasemen. Dari total enam pertandingan yang dilakoni, Ciro Alves dan rekan-rekannya hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan, sehingga mereka hanya mengumpulkan lima poin.