Madura United Taklukkan Persik Kediri 2-1, Keluar dari Zona Degradasi BRI Super League
Madura United taklukkan Persik Kediri 2-1 di Stadion Gelora Bangkalan, mengakhiri tren buruk dan keluar dari zona degradasi BRI Super League 2025-2026. Simak perjuangan Laskar Sape Kerrap!
Madura United FC berhasil menaklukkan Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam laga lanjutan BRI Super League 2025-2026 yang berlangsung sengit. Pertandingan krusial ini digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, pada hari Sabtu. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Laskar Sape Kerrap untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Dua gol kemenangan Madura United dicetak oleh Fransiskus Alesandro pada menit ke-34 dan Riquelme Sousa pada menit ke-73. Sementara itu, gol balasan dari Persik Kediri berhasil dilesakkan oleh Rendi Sanjaya pada menit ke-62. Hasil ini membawa Madura United keluar dari zona degradasi yang telah menghantui mereka selama beberapa waktu.
Pelatih Caretaker Madura United FC, Rahmad Basuki, mengungkapkan kelegaan timnya atas hasil positif ini. “Dengan kemenangan ini, Madura setidaknya bisa keluar dari zona degradasi,” kata Rahmad Basuki usai pertandingan, menunjukkan betapa pentingnya tiga poin ini bagi moral dan posisi tim.
Dominasi Awal dan Gol Pembuka Madura United
Sejak peluit awal ditiup oleh wasit Nindi Rohaendi, Madura United FC langsung menerapkan pola bermain menyerang yang agresif. Laskar Sape Kerrap berusaha keras menggencarkan serangan ke pertahanan tim tamu. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan dan membongkar lini belakang Persik Kediri yang tampil cukup solid di awal pertandingan.
Meskipun demikian, pertahanan Persik Kediri terlihat sangat kuat. Hingga 20 menit pertandingan berjalan, Madura United belum mampu menciptakan gol. Tidak ada gol yang tercipta pada periode awal ini, membuat kedua tim masih sama kuat dalam perolehan angka.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-34, ketika Fransiskus Alesandro berhasil mencetak gol pembuka bagi Madura United. Gol ini tercipta berkat umpan matang dari Jordy Wehrmann yang sukses dimanfaatkan Sandro. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, memberikan keunggulan tipis bagi tuan rumah.
Kebangkitan Persik dan Gol Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, Persik Kediri menunjukkan semangat kebangkitan dan mulai meningkatkan intensitas serangan mereka. Upaya Macan Putih membuahkan hasil pada menit ke-62. Rendi Sanjaya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, membuat pertandingan semakin berlangsung sengit dan menarik untuk disaksikan.
Kedudukan imbang membuat kedua tim saling jual beli serangan, dengan tensi pertandingan yang terus meningkat. Madura United tidak menyerah dan terus berupaya mencari celah untuk kembali unggul. Perjuangan mereka membuahkan hasil pada menit ke-73.
Riquelme Sousa menjadi penentu kemenangan bagi Madura United setelah mencetak gol kedua. Gol tersebut lahir dari umpan terukur Sandro di depan kotak penalti, yang dengan tenang diselesaikan oleh Sousa. Gol ini memastikan tiga poin penting bagi Laskar Sape Kerrap di kandang sendiri.
Dampak Kemenangan: Madura United Tinggalkan Zona Degradasi
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Persik Kediri ini memiliki dampak signifikan bagi Madura United. Kemenangan ini membuat Madura United berhasil keluar dari zona degradasi, sebuah pencapaian yang sangat dinantikan oleh para pendukung. Mereka kini naik ke peringkat 14 klasemen sementara BRI Super League 2025-2026.
Madura United saat ini mengoleksi 23 poin dari 27 pertandingan yang telah dijalani di musim ini. Hasil positif ini tidak hanya memperbaiki posisi mereka di klasemen, tetapi juga memutus tren tanpa kemenangan yang telah berlangsung cukup lama. Sebelumnya, Madura United telah melewati 11 pertandingan tanpa meraih kemenangan, menjadikan hasil ini sebagai titik balik penting bagi tim.
Sumber: AntaraNews