Punya Kekuatan dan Ambisi Baru, Juara bertahan Persib Siap Beraksi di BRI Super League 2025/2026
Persib Bandung bertekad untuk menjaga gelar juara mereka di BRI Super League musim 2025/2026.
Sepak mula BRI Super League 2025/2026 dalam hitungan hari ke depan. Semua tim, termasuk juara bertahan Persib Bandung, kini berada di tahap akhir persiapan.
Tim yang dikenal dengan julukan Maung Bandung ini siap menghadapi kompetisi dengan kekuatan baru yang penuh ambisi. Sebanyak 14 pemain baru telah direkrut pada bursa transfer awal musim, sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Manajemen Persib melakukan perombakan besar-besaran demi memenuhi ambisi untuk mempertahankan gelar juara BRI Super League dan melangkah jauh di AFC Champions League Two.
Marc Klok dan rekan-rekannya menyadari bahwa persaingan untuk merebut gelar juara liga musim ini akan semakin ketat. Terlebih lagi, Persib Bandung yang telah meraih gelar juara secara back to back tentunya menjadi sorotan utama bagi tim-tim lainnya.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa chemistry antara pemain lama dan baru semakin membaik. Ia menyatakan bahwa para pemain mulai memahami taktik yang akan diterapkan dalam pertandingan.
"Saya rasa sudah makin baik setiap harinya, mereka sudah saling memahami. Sekarang hal yang terpenting adalah kami harus menang. Sekali kami memenangkan pertandingan, chemistry mereka akan terus membaik," ungkap Bojan.
Masih Meningkatkan Performa Tim
Pelatih asal Kroasia tersebut menyatakan masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki sebelum dimulainya BRI Super League. Dia menyoroti pentingnya perbaikan di sektor penyerangan dan pertahanan timnya.
"Kami masih harus memperbaiki tim ini. Sekarang kami fokus penyerangan, kami juga sedikit melatih di pertahanan karena pada dasarnya kami memiliki tiga bek baru. Jadi mereka harus lebih saling mengerti," ungkapnya.
Selain itu, pelatih tersebut juga menekankan perlunya pemahaman antara pemain di lini tengah.
"Untuk posisi gelandang, juga ada dua pemain baru dari tiga yang dimainkan. Jadi mereka juga perlu saling memahami satu sama lain," lanjutnya.
Dengan demikian, penguatan komunikasi dan kerjasama antar pemain menjadi prioritas utama dalam persiapan tim menjelang kompetisi yang akan datang.
Membangun Kekompakan
Bojan Hodak percaya seiring waktu, para pemain akan mulai memahami karakter dan gaya permainan tim.
"Ada juga beberapa pemain yang cedera dari pertandingan sebelumnya, mereka masih menjalani pemulihan dan saya harap mereka segera siap untuk bermain," ungkap Bojan.
Membangun kekompakan di antara para pemain menjadi fokus utama Bojan Hodak. Untuk mencapai tujuan tersebut, dia telah merencanakan pemusatan latihan selama 10 hari di Thailand, di mana juga akan diadakan uji coba.
"Pada dasarnya kami akan bersama-sama selama sepuluh hari, memainkan tiga pertandingan, dan para pemain akan saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik," kata Bojan Hodak.
"Jadi bagi para pemain baru, ini adalah kesempatan yang baik untuk beradaptasi, dan kami akan siap menghadapi liga," tambah Bojan.
Dengan pendekatan ini, diharapkan tim dapat tampil lebih solid dan kompak saat kompetisi dimulai.