Kritik Tajam Paul Scholes Buat MU Meski Menang Lawan Southampton: Penampilan Terburuk!
Legenda Setan Merah, Paul Scholes, memberikan kritik tajam terhadap performa MU meski berhasil mengalahkan Southampton.
Paul Scholes, seorang legenda Manchester United, memberikan kritik yang tajam terhadap penampilan buruk mantan timnya saat menghadapi Southampton pada Jumat dini hari WIB (17-1-2025). Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, United tampak kesulitan untuk menyaingi permainan tim tamu yang saat itu terpuruk di dasar klasemen.
Untungnya, Amad Diallo menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak hat-trick dalam waktu 12 menit terakhir, sehingga membawa United meraih kemenangan 3-1. MU sempat tertinggal lebih dahulu akibat gol bunuh diri Manuel Ugarte yang terjadi di situasi sepak pojok, yang sekaligus menjadi gol pertama Southampton dari sepak pojok di musim ini.
Kamaldeen Sulemana hampir menggandakan keunggulan bagi Southampton, namun upayanya berhasil digagalkan oleh Matthijs de Ligt. Diallo kemudian muncul sebagai penyelamat bagi MU dengan mencetak gol pertamanya pada menit ke-82, yang tidak hanya menyamakan kedudukan tetapi juga memulai kebangkitan tim tuan rumah. Penampilan Diallo yang gemilang di akhir pertandingan menjadi sorotan utama, mengingat bagaimana United sempat terpuruk sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan. Ini menjadi momen penting bagi Manchester United untuk menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing meskipun mengalami kesulitan di awal pertandingan.
Kritik Paul Scholes
Scholes tidak ragu untuk menyampaikan kritiknya terhadap performa Manchester United. Dalam sebuah wawancara dengan TNT Sports, ia menggambarkan laga tersebut sebagai salah satu penampilan terburuk yang pernah ia lihat dari tim tersebut. "Selama 80 menit, itu adalah penampilan terburuk yang pernah Anda lihat, terutama melawan tim yang berada di dasar klasemen. Southampton lebih baik dalam segala aspek: umpan, teknik, dan taktik. Amad Diallo adalah satu-satunya titik terang," tuturnya.
Ia juga menyoroti kelemahan yang ditunjukkan oleh Rasmus Hjlund serta buruknya penguasaan bola yang diperlihatkan oleh tim. "Hjlund sering kehilangan bola, memberikan peluang kepada lawan. Southampton benar-benar berada di level yang berbeda. Tanpa Amad Diallo, United pasti kalah. Para pemain lainnya harus bertanya pada diri mereka sendiri," kata Scholes.
MU Masih Menghadapi Masalah
Kemenangan yang diraih mungkin memberikan sedikit harapan bagi tim Setan Merah. Namun, penampilan buruk mereka saat menghadapi Southampton, tim yang jarang mencetak gol dan sering kebobolan, menunjukkan bahwa masih banyak aspek yang perlu diperbaiki. Kritik yang dilontarkan oleh Paul Scholes mencerminkan rasa kecewa terhadap kualitas permainan United, yang dianggap jauh dari ekspektasi yang diinginkan.
"Kritik Scholes mencerminkan kekecewaan terhadap standar permainan United, yang dianggap jauh di bawah harapan." Meskipun demikian, hasil positif ini membuat Manchester United berhasil naik tiga posisi ke peringkat ke-12 di Premier League setelah menyelesaikan 21 pertandingan. Sementara itu, Southampton tetap terjebak di posisi terakhir dengan hanya mengumpulkan enam poin, yang merupakan rekor terburuk bagi tim mana pun di tahap musim ini.
Sumber: Dailymail