Araujo Dianggap sebagai Penyebab Utama Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, jadi Kambing Hitam?
Ronald Araujo dijadikan sasaran kritik terkait kegagalan Barcelona dalam melanjutkan langkah di Liga Champions.
Perjalanan Barcelona di Liga Champions berakhir dengan cara yang menyakitkan pada Rabu dini hari WIB (7-5-2025) di Milan. Dalam leg kedua melawan Inter Milan, Barcelona harus menelan kekalahan dramatis 3-4, yang membuat agregat menjadi 6-7. Ronald Araujo, yang saat itu menjabat sebagai kapten tim, menjadi sorotan utama akibat kekalahan ini. Banyak penggemar berpendapat bahwa kesalahan yang dilakukan Araujo adalah faktor utama penyebab timnya tersingkir dari kompetisi bergengsi ini.
Barcelona memulai pertandingan dengan baik, berhasil membalikkan keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi unggul 3-2. Namun, ketika tekanan dari Inter semakin meningkat, Araujo melakukan dua kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan timnya. Kesalahan apa yang sebenarnya dilakukan Araujo sehingga menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini? Banyak pihak mempertanyakan keputusan dan tindakan yang diambilnya di saat-saat krusial tersebut.
Araujo Melakukan Dua Kesalahan
Kesalahan pertama yang terjadi adalah ketika Ronald Araujo tidak cepat bereaksi terhadap sundulan Francesco Acerbi, yang berhasil menyamakan skor di akhir waktu normal. Akibatnya, agregat menjadi 6-6, yang membuat situasi semakin tegang bagi tim.
Kesalahan kedua muncul di babak perpanjangan waktu, di mana Araujo dianggap terlalu pasif dan terlambat dalam menutup ruang bagi Marcus Thuram. Thuram kemudian memberikan umpan kepada Davide Frattesi, yang berhasil mencetak gol penentu kemenangan untuk Inter. Hal ini tentunya sangat mengecewakan bagi para pendukung Barcelona yang berharap timnya dapat melaju lebih jauh di Liga Champions.
Setelah pertandingan berakhir, banyak penggemar Barcelona yang meluapkan kemarahan mereka di media sosial, dengan menyalahkan Araujo atas hasil buruk tersebut. Kejadian ini menunjukkan betapa besarnya ekspektasi yang dimiliki para fans terhadap tim kesayangan mereka.
Banjir Kritik
Reaksi dari para penggemar sangat beragam setelah pertandingan tersebut. Salah satu suporter mengekspresikan ketidakpuasannya dengan menulis, "Jual Araujo. Berapa kali saya harus mengatakan ini?"
Di sisi lain, ada yang berkomentar bahwa "Araujo dan De Jong adalah bagian dari era kekalahan. Sudah saatnya untuk bergerak maju." Beberapa penggemar merasa bahwa Araujo tidak pantas lagi mengenakan jersey Barcelona setelah serangkaian kesalahan yang dibuatnya. Kekalahan ini menimbulkan keraguan mengenai masa depan Araujo di klub, terutama setelah ia masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-76 namun tidak mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi tim.
Araujo, setelah pertandingan, menyatakan, "Tim Barca ini, tanpa keraguan, akan mampu memenangkan banyak trofi Liga Champions dalam beberapa tahun ke depan dengan kelompok pemain muda yang luar biasa ini."
Meskipun pernyataan tersebut bertujuan untuk memotivasi tim, banyak penggemar yang merasa bahwa pemain berusia 26 tahun itu seharusnya lebih fokus pada performanya di lapangan. Ketidakpuasan ini mencerminkan harapan tinggi penggemar terhadap tim dan keinginan mereka untuk melihat hasil yang lebih baik di masa mendatang.
Bukan yang Pertama
Kesalahan yang dilakukan Araujo bukanlah yang pertama dalam pertandingan penting. Para pendukung masih mengenang kartu merah yang ia dapatkan saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG) musim lalu.
Dengan tereliminasinya Barcelona dari Liga Champions, Araujo kembali menjadi target kritik. Saat ini, Barcelona perlu segera bangkit untuk menghadapi El Clasico, tetapi keberadaan Araujo dalam tim dan masa depannya di klub menjadi tanda tanya.