Barcelona harus mengakui keunggulan Atletico Madrid dengan skor 0-2 dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas Barcelona, Stadion Camp Nou, pada Kamis dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Blaugrana, terutama setelah mereka harus bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama. Bek muda Pau Cubarsi menjadi sorotan utama setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Gol kemenangan Atletico Madrid dicetak oleh Julian Alvarez melalui tendangan bebas dan diperlebar oleh Alexander Sorloth di babak kedua. Hasil ini menempatkan Barcelona dalam posisi yang sangat sulit menjelang leg kedua di kandang Atletico.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Awal Barcelona Terhenti Insiden Krusial
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cukup seimbang, di mana Barcelona mencoba mengambil inisiatif serangan. Mereka menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola, berusaha membongkar pertahanan rapat tim tamu.
Marcus Rashford sempat memiliki dua peluang emas untuk membuka keunggulan, namun penyelesaian akhirnya belum maksimal. Barcelona bahkan sempat bersorak pada menit ke-17 setelah Rashford mencetak gol dari umpan Lamine Yamal.
Sayangnya, kegembiraan tersebut tidak berlangsung lama karena gol tersebut dianulir. Wasit menyatakan Lamine Yamal sudah berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan. Atletico Madrid, yang bermain lebih sabar, sesekali melancarkan serangan balik berbahaya. Julian Alvarez sempat mengancam gawang tuan rumah, namun belum mampu membuahkan hasil.
Advertisement
Advertisement
Cubarsi Kartu Merah dan Keunggulan Atletico
Titik balik krusial dalam pertandingan ini terjadi menjelang akhir babak pertama. Bek muda Barcelona, Pau Cubarsi, terlibat insiden dengan Giuliano Simeone.
Awalnya, wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Cubarsi atas pelanggaran tersebut. Namun, setelah meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan berubah drastis.
Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah langsung untuk Cubarsi pada menit ke-44, membuat Barcelona harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Insiden Cubarsi kartu merah ini menjadi momen paling disorot.
Advertisement
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Atletico Madrid. Pada masa injury time babak pertama, Julian Alvarez berhasil mengeksekusi tendangan bebas indah yang tak mampu dijangkau kiper, membawa Atletico unggul 1-0.
Advertisement
Perjuangan Sepuluh Pemain dan Gol Penutup Sorloth
Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berusaha mendominasi penguasaan bola, meskipun bermain dengan sepuluh pemain. Lamine Yamal dan Marcus Rashford terus mencoba membangun serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Beberapa peluang tercipta, namun solidnya pertahanan Atletico Madrid dan penampilan gemilang kiper Juan Musso menggagalkan upaya Blaugrana. Tekanan Barcelona belum mampu menembus gawang lawan.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Barcelona justru kembali kebobolan pada menit ke-70. Pemain pengganti Alexander Sorloth berhasil menyambut umpan silang dari sisi kiri, mencetak gol kedua untuk Atletico Madrid.
Advertisement
Barcelona sempat mencoba bangkit di sisa waktu pertandingan. Peluang dari Joao Cancelo berhasil ditepis Musso, sementara tembakan keras Lamine Yamal masih melebar. Hingga peluit panjang, skor 0-2 untuk keunggulan Atletico bertahan.
- Barcelona (4-2-3-1): Joan Garcia; Jules Kounde (Araujo 73'), Pau Cubarsi (kartu merah 44'), Gerard Martin, Joao Cancelo (Balde 86'); Eric Garcia, Pedri (46'); Lamine Yamal, Dani Olmo, Marcus Rashford (Ferran Torres 73'); Robert Lewandowski (Fermin 46')
- Atletico Madrid (4-4-2): Juan Musso; David Hancko (Pubill 31'), Robin Le Normand, Nahuel Molina, Matteo Ruggeri; Ademola Lookman (Sorloth 60'), Koke (Baena 60'), Marcos Llorente, Giuliano Simeone (Almada 80'); Julian Alvarez, Antoine Griezmann (Gonzalez 80')
Sumber: AntaraNews
Advertisement