News•Anakan Lutung Langka Ditemukan Sendirian di KebunAnakan lutung kelabu itu diketahui berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berusia sekitar tiga bulan.
News•Gara-Gara Rp45 Ribu, Pria di Muratara Tewas Dikeroyok 3 TemanTragedi di Muratara: Cekcok saldo DANA Rp45 ribu berujung pengeroyokan fatal. Korban tewas di tangan 3 temannya, 1 pelaku berhasil diringkus polisi.
News•Bahagianya Warga Palembang Diguyur Hujan Usai 4 Bulan Dilanda KemarauWilayah Sumsel diprediksi mulai mengalami hujan pada 24–26 Oktober 2026, setelah kemarau panjang lebih dari empat bulan.
News•Pertama dalam 2 Bulan, Udara Palembang Hari Ini Cukup BersihUdara Palembang membaik usai terkepung asap karhutla selama dua bulan. Angin dan operasi modifikasi cuaca (OMC) bantu uraikan kepekatan asap di udara.
News•Paparan Asap Karhutla Telan Korban, Balita di Musi Banyuasin Meninggal DuniaSeorang balita di Musi Banyuasin meninggal dunia akibat ISPA dan gagal napas usai terpapar kabut asap karhutla. Kualitas udara masuk level tidak sehat.
News•Jarak Pandang Cuma 300 Meter, 8 Penerbangan di Palembang TergangguDua di antaranya penerbangan internasional dibatalkan.
News•Cerita Warga Ogan Ilir Temukan Mortir Raksasa di Kebun SawitBenda yang ditemukan itu memiliki panjang sekitar 1,3 meter dengan diameter 60 sentimeter. Bobotnya pun diperkirakan mencapai ratusan kilogram.
News•Ketika Kabut Asap di Palembang Merenggut Rindu Anak-Anak pada SekolahKualitas udara di Palembang menunjukkan belum ada tanda-tanda perbaikan. Justru partikulat halus atau PM2.5 semakin meningkat di level berbahaya.
News•Penerbangan Palembang Sempat Kacau akibat Asap, Begini Kondisi TerkininyaMenurunnya visibility lantaran tertutup asap pekat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
News•Kualitas Udara Palembang Kembali Berbahaya Imbas Diselimuti Asap PekatAsap yang menyelimuti Palembang berasal dari karhutla di OKI dan sekitarnya. Pergerakan angin ke barat laut membawa asap menuju Palembang.
News•Dugaan Modus Properti di Balik 452 Hektare Lahan Palembang TerbakarAktivis Perkumpulan Lingkar Hijau, Hadi Jatmiko mengungkapkan, ratusan hektare lahan yang terbakar itu sepanjang periode 1 Juli hingga 5 Oktober 2026.
News•Ada 1.111 Titik Api Kebakaran Hutan Sumsel, Kualitas Udara di Palembang Sangat Tidak SehatPeningkatan kualitas udara di kota itu mulai terjadi sejak pukul 07.00 WIB.
News•Warga 2 Desa Bentrok Dipicu Sindiran di Medsos, Bapak dan 2 Anaknya TewasBentrokan warga dari dua desa tersebut dilatarbelakangi saling sindir di media sosial gara-gara suatu postingan. Warga dari dua desa sudah bersepakat untuk bertemu dan terjadilah saling serang.
News•Napas Kian Berat Warga Palembang Akibat Diselimuti AsapWarga mulai sulit bernapas dan mata perih karena terpapar asap.
News•2 Penerbangan Singapura Dibatalkan Imbas Kabut Asap di Bandara PalembangPenerbangan domestik juga terdampak akibat kabut asap yang menyelimuti Palembang.
News•5 Helikopter Water Bombing Gagal Padamkan Kebakaran Hutan di SumselHelikopter pengebom air itu masuk dalam satgas udara kebakaran hutan dan lahan. Armada bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu standby di Palembang.
News•Jarak Pandang Membaik, Penerbangan Palembang Berangsur LancarOperasional penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang berangsur normal seiring jarak pandang bertambah. Kondisi ini telah berlangsung sejak Senin (12/10) kemarin.
News•Palembang Dikepung Asap Berbahaya, Sumsel Hadapi Puncak Suhu PanasSuhu udara di Sumsel tercatat sangat tinggi seiring memasuki puncak suhu maksimum utama. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat celsius, berada di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.
News•Cari Sumber Mata Air, 2 Warga Muara Enim Tewas di Dalam SumurDugaan kuat, kematian korban akibat terhidup gas baracun di dalam sumur.
News•Bupati Banyuasin Murka Perusahaan Tolak Beri Air Buat Padamkan KarhutlaTim pemadam dilarang mengambil air sampai diusir perusahaan saat mengisi tangki.
