Cari Sumber Mata Air, 2 Warga Muara Enim Tewas di Dalam Sumur

Dugaan kuat, kematian korban akibat terhidup gas baracun di dalam sumur.

irwanto
Oleh irwanto - Reporter
Cari Sumber Mata Air, 2 Warga Muara Enim Tewas di Dalam Sumur
Evakuasi dua warga muara enim tewas di dalam sumur. (foto dokumentasi polisi).

Dua warga Muara Enim, Sumatera Selatan, meninggal dunia saat mencari mata air di sumur yang sudah kering. Keluarga memilih tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum dan menerima sebagai musibah.

Peristiwa itu bermula saat kedua korban, Agustinus Ari Feriyanto (40) dan Heriyanto (42), mendapat borongan menggali sumur milik warga di Desa Muara Lawai, Muara Enim, Sabtu (10/10). Sumur tersebut memiliki kedalaman sekitar 13 meter.

Korban Heriyanto turun ke sumur pakai tali dengan maksud mencari mara air dengan cara menyuntik menggunakan paralon. Belum lama dalam sumur, korban jatuh pingsan yang membuat anaknya di atas panik.

Korban Agustinus lantas turun dengan maksud menyelamatkan temannya itu. Dia justru ikut pingsan saat mengangkat korban.

Petugas Damkar melakukan evakuasi bersama TNI, Basarnas, dan polisi. Evakuasi berlangsung dramatis dan memerlukan waktu lama, sekitar tiga jam. Namun kedua korban sudah meninggal dunia saat berhasil diangkat. Keduanya dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar, dua orang meninggal dunia saat menggali sumur dengan maksud mencari sumber mata air," ungkap Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Muhammad Andrian, Senin (12/10).

Dugaan kuat, kematian korban akibat terhidup gas baracun di dalam sumur. Namun dugaan itu tidak dapat dipastikan karena keluarga menolak dilakukan auptosi.

"Dugaannya terdapat gas beracun di sumur itu yang membuat kedua korban tao sadarkan diri lalu meninggal dunia," kata dia.

Polisi mengimbau warga untuk lebih waspada saat menggali sumur secara manual untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ada baiknya dilakukan pengecekan apakah di dalam sumur benar-benar sudah aman.

 

Rekomendasi