Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan kembali membuat operasional penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terganggu. Tujuh pesawat harus tertunda hingga pembatalan penerbangan.
Tujuh penerbangan yang dimaksud adalah dua di antaranya penerbangan internasional, yakni keberangkatan maskapai Scot Airlines rute Palembang-Singapura nomor penerbangan TR255 dan kedatangan maskapai Scot Airlines rute Singapura-Palembang nomor penerbangan TR254. Kedua pesawat itu terpaksa dibatalkan.
"Kedatangan dan keberangkatan TR255 PLM SIN dan TR254 SIN PLM cancel (dibatalkan)," kata General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab, Kamis (15/10).
Penerbangan domestik juga terdampak akibat kabut asap yang menyelimuti Palembang, yakni Citilink dengan kode penerbangan QG989 rute Palembang-Batam, Lion Air kode penerbangan JT246 rute Palembang-Batam, dan Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU921 rute Palembang-Jakarta.
Kemudian Batik Air nomor penerbangan ID7056 rute Palembang-Jakarta dan Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU302 Palembang-Pangkal Pinang.
Syaugi menjelaskan, pagi ini jarak pandang hanya 50 meter akibat tertutup asap karhutla. Visibility rendah sangat membahayakan penerbangan karena di bawah standar minimum 1.000 meter.
"Jarak pandang di bandara hanya 50 meter, tidak layak untuk dilakukan penerbangan," kata dia.
Pengguna jasa penerbangan diimbau dapat memaklumi kondisi saat ini karena menyangkut keselamatan. Syaugi menyebut pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca.