Cerita Warga Ogan Ilir Temukan Mortir Raksasa di Kebun Sawit

Benda yang ditemukan itu memiliki panjang sekitar 1,3 meter dengan diameter 60 sentimeter. Bobotnya pun diperkirakan mencapai ratusan kilogram.

irwanto
Oleh irwanto- Reporter
Cerita Warga Ogan Ilir Temukan Mortir Raksasa di Kebun Sawit
Warga Ogan Ilir temukan mortir raksasa.

Suasana penggalian kanal di sebuah kebun sawit di Desa Tanjung Pule, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, mendadak berubah. Warga yang semula bekerja seperti biasa justru menemukan benda tak biasa yang tertanam tegak di dalam tanah.

Awalnya, benda itu diduga hanya besi tua. Namun, setelah digali dan diangkat menggunakan alat berat, bentuknya membuat warga terkejut. Benda tersebut menyerupai mortir berukuran raksasa.

Penemuan itu terjadi pada Senin (19/10), ketika warga sedang membuat kanal menggunakan alat berat. Benda yang tertanam di dalam tanah tersebut kemudian digali secara manual sebelum akhirnya diangkat.

Betapa tidak, benda yang ditemukan itu memiliki panjang sekitar 1,3 meter dengan diameter 60 sentimeter. Bobotnya pun diperkirakan mencapai ratusan kilogram.

Ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan mortir yang biasa ditemukan membuat warga khawatir. Mereka takut benda tersebut masih berbahaya dan dapat meledak sewaktu-waktu.

Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Pule, Heri, mengatakan warga tidak menyangka penggalian kanal akan berujung pada penemuan benda yang menyerupai amunisi berukuran besar tersebut.

"Kami temukan saat gali kanal di kebun sawit, posisinya tegak di dalam tanah," ungkap Heri, Rabu (21/10).

Menurut Heri, penemuan benda serupa sebenarnya bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Beberapa waktu lalu, warga juga pernah menemukan mortir, tetapi ukurannya jauh lebih kecil.

"Baru kali ini ditemukan mortir raksasa seperti ini," kata dia.

Ukuran benda tersebut memunculkan dugaan bahwa mortir itu merupakan peninggalan masa penjajahan. Meski demikian, asal-usul dan kondisi benda tersebut masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang.Polisi Pasang Garis Pengaman

Penemuan mortir berukuran besar itu turut mendapat perhatian kepolisian. Petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan sekaligus mencegah warga mendekati benda tersebut.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Mansyur, mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menyentuh, memindahkan, ataupun melakukan tindakan lain terhadap benda yang ditemukan itu.

"Demi keamanan, kami imbau agar warga menjauh dari benda itu, jangan disentuh atau dipindahkan," kata Mansyur.

Imbauan tersebut menjadi penting mengingat benda yang menyerupai mortir berpotensi mengandung bahan peledak, meskipun usia dan kondisinya belum diketahui secara pasti.

Warga pun diminta tidak mengambil risiko dengan mencoba memeriksa atau memindahkan benda tersebut sendiri. Penanganannya perlu diserahkan kepada petugas yang memiliki keahlian dan peralatan khusus.

Di tengah aktivitas pembukaan kanal yang semula berlangsung biasa, penemuan benda menyerupai mortir raksasa itu menjadi kejutan tersendiri bagi warga Desa Tanjung Pule. Benda yang lama tertanam di dalam tanah tersebut kini menjadi perhatian, sembari menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan asal-usul dan tingkat bahayanya.

Rekomendasi