Terungkap Orangtua Sarwendah Sampai Kena Mental hingga Masuk Rumah Sakit saat Anaknya Digugat Cerai Ruben Onsu
Ketika Ruben Onsu mengajukan gugatan cerai, orangtua Sarwendah mengalami gangguan mental yang serius sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Ruben Onsu mengajukan gugatan cerai terhadap Sarwendah pada September 2024 lalu yang memberikan pengaruh besar bagi keluarga mereka. Sarwendah mengungkapkan kedua orangtuanya mengalami gangguan mental yang cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Kayak kemarin sebenarnya, proses (cerai) itu, orangtuaku dua-duanya masuk rumah sakit berdua," kata Sarwendah dalam wawancara bersama Denny Sumargo beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (27/6),
Selama ini, Sarwendah dikenal sebagai sosok yang cenderung menutup diri mengenai kehidupan pribadinya, terutama terkait perpisahan dengan Ruben. Namun, dalam kesempatan itu, ia tidak ragu untuk membagikan kenyataan di balik perceraiannya.
Sarwendah menjelaskan kedua orang tuanya mengalami gangguan mental dan fisik orang tua akibat terguncang perceraian anaknya.
"Kena mentalnya, fisiknya juga kena. Orang tadinya enggak kenapa-kenapa, kok jadi mereka dua-duanya masuk rumah sakit," kata Sarwendah.
Sarwendah juga berusaha menghibur orangtuanya dengan mengatakan agar tidak memikirkan perceraiannya.
"Aku selalu bilang gini, kalian enggak usah mikirin, orang yang dipikirin aja enggak apa-apa. Kenapa kalian yang sakit gitu loh," ujarnya.
Toilet Saksi Bisu Air Mata Sarwendah
Rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu selalu menarik perhatian publik. Berita tentang gugatan cerai setelah 11 tahun bersama ini mengejutkan banyak orang.
Sarwendah mengungkapkan perpisahan ini tidak mudah, baik bagi dirinya maupun keluarganya. Ia sangat khawatir dengan kondisi orangtuanya yang harus menghadapi dampak emosional dari perceraian ini.
Apalagi akibat hal tersebut kedua orangtuanya harus dirawat di rumah sakit.
"Aku sampai panik dong, dua-duanya," ungkapnya.
Meskipun Sarwendah berusaha untuk tetap tegar, ia mengakui sering kali ia meluapkan kesedihannya di tempat yang sepi, seperti di toilet.
"Di toilet, karena anak aku lumayan aku di mana, aku ngapain tuh mereka ngikutin," jelasnya.
Reaksi Sahabat
Respon masyarakat terhadap berita perceraian ini sangat bervariasi. Banyak yang merasa terkejut dan prihatin, terutama mengingat betapa harmonisnya hubungan keluarga ini selama ini.
Anwar BAB, salah satu sahabat dekat mereka, juga menyatakan kepedihan atas situasi rumah tangga Sarwendah dan Ruben.
"Shock dan masih tak percaya akan kabar tersebut," ujar Anwar saat ditemui di Jakarta Barat.
Berita ini juga memicu beragam spekulasi di media sosial. Banyak orang kembali mengenang momen-momen indah antara Ruben dan Sarwendah.
Namun, hingga saat ini, baik Ruben maupun Sarwendah belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan perceraian mereka. Keadaan ini semakin menambah rasa ingin tahu publik tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.
Jaga Kesehatan Mental Anak-Anak
Setelah proses perceraian, Sarwendah diketahui rutin berkonsultasi dengan psikolog untuk memastikan kesehatan mental anak-anaknya terjaga. Ia menyadari dampak perceraian tidak hanya dirasakan oleh dirinya dan orangtuanya, tetapi juga sangat mempengaruhi anak-anak mereka.
"Tapi kadang mereka pun merasakan," ujar Sarwendah,
Dalam menghadapi berbagai kesedihan dan tantangan, Sarwendah berupaya memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Ia ingin memastikan mereka tetap merasa aman dan dicintai meskipun keadaan keluarga telah berubah.
Sarwendah berkomitmen untuk menjaga kesehatan mental anak-anak agar mereka dapat tumbuh dengan baik meskipun dalam situasi yang sulit ini.