Tantri Kotak Blak-blakan Ingin Menyerah hingga Alasan Tempuh Jalur Hukum ke MK: Saya Ingin Tenang
Tantri Kotak bersama beberapa penyanyi dan musisi mengajukan uji materi Undang-undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Tantri Syalindri, yang lebih dikenal sebagai Tantri Kotak, mengungkapkan alasan di balik pengajuan uji materi Undang-undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK) bersama beberapa penyanyi dan musisi lainnya. Dia menegaskan tindakan tersebut bukanlah sebuah konflik pribadi.
Hal ini disampaikan oleh Tantri melalui pernyataan di akun Instagram terverifikasi pada Selasa (13/5). Dalam pernyataannya, terdapat beberapa poin penting yang disampaikan, termasuk alasan mereka melangkah ke MK.
"Langkah kami ke Mahkamah Konstitusi bukanlah tentang konflik pribadi. Percayalah, semakin bertambah usia, saya hanya ingin hidup dengan tenang dan damai,"ujarr Tantri, dikutip Kamis (15/5).
"Jadi langkah kami ke MK adalah untuk menciptakan ruang hukum yang lebih adil, agar penyanyi, pemusik panggung, dan pelaku pertunjukan lainnya dapat berkarya dengan rasa aman sebagai penghibur sejati," ungkap Tantri Kotak.
Demi Kenyamanan
Pernyataan ini juga bertujuan untuk mengoreksi berita yang beredar di media online dengan judul Tantri Curhat Dilarang Nyanyikan Lagu Kotak Ciptaan Posan di Sidang MK. Jika mengikuti keinginan pribadi, Tantri Syalindri sebenarnya ingin meninggalkan band Kotak.
"Huft (napas panjang) pasti kalian bisa merasakan juga bagaimana mempertahankan sebuah pekerjaan, keluarga, ngeband, itu gempurannya luar biasa melelahkan. Kalau ego saya yang bicara, band ini sudah saya tinggalkan dari dulu," cuitnya.
Kotak Bukan Tantri, Cella dan Cua Saja
Dalam situasi ini, Tantri merasa tertekan untuk tetap bertahan, meskipun ada keinginan untuk melanjutkan hidupnya tanpa band. Dia menekankan perjuangan untuk mempertahankan karier dan kehidupan pribadi sangatlah berat.
Dia menjelaskan Kotak tidak hanya terdiri dari Tantri Syalindri, Swasti Sabdastantri, Chua, dan Mario Marcella. Terdapat banyak kru lain yang juga mencari rezeki melalui Kotak. Mereka pun layak mendapatkan perhatian.
"Namun alhamdulillah, hingga saat ini saya, Cella, dan Chua bersama tim produksi, termasuk OB dan driver yang bergantung hidupnya pada Kotak, masih tetap bertahan," ungkap Tantri Kotak.
Alasan Tantri Tetap Bertahan
Banyak anggota grup band Kotak yang telah membangun kehidupan berkeluarga. Doa dari pasangan dan anak-anak selalu menyertai perjalanan Kotak dari satu panggung ke panggung lainnya, serta dari kota ke kota. Hal ini menjadi pemahaman Tantri Syalindri setelah belasan tahun menjalani perannya sebagai vokalis Kotak.
"Saya percaya ada doa serta restu baik dari keluarga mereka di rumah yang menyalakan semangat untuk band ini tetap berjalan apapun kondisinya," ungkapnya.
"Saya jadi mulai paham sebuah pengertian mempertahankan ternyata jauh lebih sulit," tulis Tantri Kotak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137879/original/063381300_1739967373-HL.jpg)