Shahnaz Haque & Gilang Ramadhan Ungkap Rahasia Harmonis: Kuncinya Diskusi
Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan memahami bahwa dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
Pasangan Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan memahami bahwa dalam menjalani kehidupan berumah tangga, akan selalu ada tantangan yang harus dihadapi, terutama setelah 24 tahun bersama.
Namun, mereka memiliki cara khusus untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga. Menurut mereka, 'debat' menjadi salah satu metode untuk mempertahankan komunikasi yang baik di dalam rumah.
"Selalu berdebat. Jangan berhenti berargumentasi tiap hari, tiap detik. Karena apa, bahaya lo kalau akhirnya diam-diaman. Kelihatan sama tetangga awet nih, karena enggak ada piring pecah. Tapi ternyata diam-diam itu komunikasinya enggak jalan," ungkap Shahnaz Haque.
"Jadi apapun yang dirasakan, baik gede atau kecil mesti disampaikan. Gilang juga sampaikan ke saya begitu," dia menambahkan.
Ia menjelaskan tentang pentingnya komunikasi dalam menjaga keutuhan rumah tangga mereka yang harmonis, yang berada di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Rabu (2/9). Dengan cara ini, mereka berusaha untuk memastikan bahwa setiap perasaan dan pemikiran tersampaikan, sehingga hubungan tetap kuat dan saling memahami.
Shahnaz Haque
Shahnaz Haque menerapkan prinsip komunikasi terbuka tidak hanya dalam hubungannya dengan suami, tetapi juga kepada ketiga putrinya. Meskipun anak-anaknya terkadang terlihat 'melawan' menurut pandangan orang luar, Shahnaz dan Gilang Ramadhan justru mendorong mereka untuk jujur dalam menyampaikan ketidakpuasan dan keinginan mereka.
"Kami didik anak-anak sampaikan sesuatu yang mereka enggak suka kepada ibu dan bapaknya. Memang terkesan anak-anak berani vokal, bahasa lainnya ngelawan. Buat kami lebih baik mereka mengatakan sesuatu daripada setuju, diam, di belakang kami melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai didikan kami. Itu bahaya," jelas Shahnaz Haque.
Dengan cara ini, mereka percaya bahwa anak-anak akan lebih terbuka dan dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga menghindari potensi konflik di kemudian hari.
Mengalah saat terjadi perdebatan
Dalam sebuah wawancara, Shahnaz Haque ditanya mengenai siapa yang biasanya mengalah saat terjadi perdebatan. Dengan cepat, ia menunjuk suaminya, Gilang Ramadhan, dan menyebutnya sebagai sosok yang selalu mengalah.
"Ini (menunjuk ke Gilang), Karena memang pengalah," ungkap Shahnaz Haque.
Sementara itu, Gilang Ramadhan memiliki pandangan yang berbeda mengenai sebutan tersebut. Ia menolak untuk disebut sebagai pengalah dan lebih memilih untuk menganggap dirinya sebagai orang yang mengutamakan kedamaian.
"Bukan pengalah dong, sabar, damai. Saya hatinya sejuk, damai, berkesenian, harus damai selalu," jelas Gilang Ramadhan dengan tegas.
Apa lagi yang bisa diharapkan?
Kekesalan dalam menjalani kehidupan pernikahan tentu pernah dirasakan oleh Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan. Namun, mereka memilih untuk menerima dan memperbaiki keadaan, alih-alih saling menyalahkan hingga menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.
"Di usia 53 dan Gilang 62, apa lagi yang mau diharapkan. Maksudnya mau berantem hal kecil jadi gede? Atau mau masalah gede dikecilin, yang kecil enggak ada? Mungkin salah satunya, ayo kita enakin yang enggak enak," urai Shahnaz Haque. Dengan sikap tersebut, mereka menunjukkan bahwa komunikasi dan pengertian adalah kunci untuk menjaga keharmonisan dalam pernikahan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3568123/original/014857700_1631288142-210910_infografis_mengenal_8_fungsi_keluarga_P.jpg)