Pemain Series Algojo Bongkar Proses Riset Karakter, Dari Dunia Priok hingga Kehidupan Malam
Para pemain Series Algojo mengungkap proses riset karakter, mulai dari dunia Priok hingga kehidupan malam demi akting yang autentik dan realistis.
Series Vidio Original Algojo tidak hanya menampilkan aksi brutal dan konflik keras, tetapi juga dibangun lewat proses riset mendalam dari para pemainnya. Arya Saloka, Caitlin Halderman, dan Randy Pangalila sama-sama melakukan pendalaman karakter dengan cara yang berbeda, mulai dari observasi langsung lingkungan Priok hingga diskusi intens dengan kreator series.
Pendekatan ini dilakukan agar dunia Algojo terasa nyata, relevan, dan tidak sekadar menampilkan kekerasan sebagai tontonan kosong.
Arya Saloka Mendalami Dunia Priok Lewat Observasi Langsung
Bagi Arya Saloka, memerankan Zar bukan sekadar perubahan peran dari Anjelo ke Algojo. Ia mengaku risetnya banyak dilakukan lewat interaksi langsung dengan Doms, sosok yang juga terlibat di lokasi syuting dan merupakan warga asli Priok.
Melalui percakapan sehari-hari, Arya mengamati cara berbicara, ekspresi, hingga respons terhadap situasi tertentu. Ia juga memperhatikan konten-konten kehidupan nyata di Priok, termasuk cara orang merekam kejadian dan menyampaikan informasi di media sosial.
Selain itu, Arya intens berdiskusi dengan sutradara Rahabi Mandra untuk menyatukan visi. Baginya, penting agar aktor, sutradara, penulis, dan produser memiliki arah yang sama, sehingga karakter yang dibangun tidak berjalan sendiri-sendiri.
Caitlin Halderman Riset Kehidupan Malam dan Lingkungan Maskulin
Caitlin Halderman menghadapi tantangan berbeda lewat karakter Icha, sosok perempuan yang harus bertahan di lingkungan keras dan didominasi laki-laki. Ia melakukan riset dengan banyak bertanya pada orang-orang yang familiar dengan wilayah Tanjung Priok.
Di lokasi syuting, Caitlin juga terbantu dengan kehadiran Bang Doms yang kerap menjelaskan slang, kebiasaan, hingga dinamika sosial di lingkungan tersebut. Riset ini kemudian diperdalam lewat diskusi dengan sutradara dan penulis, agar karakter Icha tetap kuat tanpa kehilangan konteks cerita.
Menurut Caitlin, membangun Icha bukan soal terlihat galak semata, tetapi memahami mengapa ia harus keras demi bertahan hidup.
Randy Pangalila Manfaatkan “Orang Dalam” untuk Frengky
Sementara itu, Randy Pangalila mengandalkan riset yang lebih praktis untuk membentuk karakter Frengky, ketua geng Algojo yang dingin dan mematikan. Ia menyebut Doms, rapper yang juga terlibat dalam series, sebagai sumber utama informasi.
Dari Doms, Randy mempelajari istilah-istilah khas, bahasa jalanan, hingga ciri perilaku anggota geng di Priok. Selain itu, ia juga mendalami naskah untuk memahami latar belakang Frengky, termasuk alasan mengapa karakter tersebut tumbuh menjadi sosok yang ditakuti.
Pendekatan ini membuat Frengky tampil minim dialog, tetapi tetap memiliki intensitas dan ancaman yang kuat di layar.
Riset Mendalam yang Membuat Algojo Terasa Nyata
Proses riset yang dilakukan para pemain menjadi pondasi penting dalam membangun dunia Algojo. Alih-alih mengandalkan stereotip, setiap karakter dibentuk dari pengamatan, diskusi, dan pemahaman konteks sosial yang nyata.
Dengan pendekatan tersebut, Algojo hadir sebagai series action yang tidak hanya brutal secara visual, tetapi juga memiliki kedalaman karakter yang kuat dan relevan dengan realitas sosial di sekitarnya.
Series Algojo tayang eksklusif di Vidio mulai tanggal 16 Januari 2026 dan menjadi salah satu sajian action paling intens di awal tahun.
Penulis: Layli Maghfirah