Nikita Mirzani Ceritakan Aktivitasnya Selama Mendekam di Rutan Pondok Bambu
Nikita menyatakan bahwa putrinya, Lolly, telah memberikan dukungan yang sangat berarti baginya.
Artis Nikita Mirzani membagikan pengalamannya selama berada di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dia ditahan di sana oleh kejaksaan selama proses sidang terkait dugaan pemerasan yang menimpanya.
Selama di Rutan, Nikita mengaku terlibat dalam berbagai aktivitas yang membuatnya sibuk. Ia juga mengungkapkan bahwa ia mendapatkan perlakuan baik dari petugas Rutan dan sesama tahanan.
"Kegiatan di Rutan banyak banget. Belajar bikin rambut, mote, olahraga," kata Nikita Mirzani saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (24/6/2025).
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Ibu Karutan, Ibu Nebi, serta Ibu Putri selaku KPR juga memperlakukannya dengan baik.
"Semua tahanan yang ada di sana juga baik," tambahnya.
Dengan demikian, pengalaman Nikita di Rutan tidak sepenuhnya negatif, melainkan diwarnai dengan interaksi positif dari orang-orang di sekitarnya.
Sidang Pertama
Nikita hadir di pengadilan untuk menjalani sidang pertama terkait kasus dugaan pemerasan yang dilaporkan oleh Reza Gladys. Dalam kesempatan tersebut, Nikita tampak anggun dengan kacamata dan gaya rambut ikat kuda yang menambah pesonanya.
"Ya karena aku dirawat sama ibu-ibu petugas di rutan," ujar Nikita.
Dukungan dari Anak
Nikita menyampaikan bahwa putrinya, Lolly, memberikan dukungan yang besar saat menghadapi sidang yang dijadwalkan untuk pembacaan dakwaan. Ia menambahkan bahwa Lolly selalu mendoakannya agar mendapatkan hasil yang baik, "Anak aku Lolly, katanya Ami semangat terus. Lolly doain yang terbaik," ungkapnya.
Mempersiapkan Mentalnya
Dalam kesempatan yang sama, Nikita menyampaikan pesan kepada Reza Gladys, yang merupakan pelapor dalam kasus ini. Ia mengingatkan Reza untuk mempersiapkan mentalnya dalam menghadapi proses persidangan yang akan datang.
"Si Reza ratu flexing ya, pakailah harta bendamu nanti di persidangan. Pesannya, siapin mentalnya," ungkap Nikita Mirzani.
Pesan tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan mental dalam situasi yang penuh tekanan seperti sidang, di mana setiap individu perlu menghadapi tantangan dengan sikap yang kuat dan percaya diri.