Ivan Gunawan dan Ruben Onsu Bawa Daftar doa yang Akan Dipanjatkan di Tanah Suci
Selain mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa, Ivan Gunawan juga telah menyusun daftar doa yang akan dipanjatkan di Tanah Suci.
Ivan Gunawan menyatakan bahwa ia sangat antusias untuk menjalankan ibadah haji. Ia berencana untuk berangkat ke Tanah Suci pada 28 Mei 2025.
Dalam persiapannya, selain mulai mengumpulkan barang-barang yang akan dibawa, Ivan Gunawan juga telah menyusun daftar doa yang akan dipanjatkan di sana. Ia juga mencatat nama-nama orang yang menitipkan doa di tempat-tempat yang dianggap mustajab.
“Kalau doa jadi sebisa mungkin dicatat. Jadi mau doain siapa aja, namanya siapa, dicatat. Jadi aku akan bawa catatan,” kata Ivan Gunawan di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
“Didoain ya dimana, aku udah tau titik-titiknya, yang jelas aku bisa menjalankan. Namanya orang udah minta kan harus dikerjain ya. Jadi insyaAllah aku catat,” tambahnya. Dengan persiapan yang matang, ia berharap bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan penuh khusyuk.
Bawa Dua Buah Koper
Saat melakukan perjalanan haji, Ivan merencanakan untuk membawa dua koper. Ia juga berencana untuk menyumbangkan salah satu koper tersebut setelah selesai menunaikan ibadah haji.
"Aku niatnya bawa dua koper, pas pulang baju-baju yang pernah aku pakai di haji aku tinggal, kasihin orang. Jadi kemungkinan pulang bawa satu koper aja," jelasnya. Dengan cara ini, Ivan tidak hanya mempersiapkan barang-barangnya, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan menyumbangkan pakaian yang sudah tidak ia butuhkan lagi.
Bersama dengan Ruben Onsu
Menarik untuk dicatat bahwa Ivan merencanakan keberangkatan haji bersamaan dengan Ruben Onsu, yang juga akan melaksanakan rukun Islam yang kelima. Namun, Ivan tidak bisa memastikan apakah mereka akan selalu bersama selama berada di tanah suci.
Ivan menjelaskan, "Buat aku ini bukan karena persahabatan kita ya. Tapi qadarullah ya dikasih situasi, dikasih rencana yang kita sendiri nggak pernah ada planning. Di saat Allah kasih kemudahan, kita bisa jadi temen yang selalu support, kalo kita lagi ibadah, itu aja sih." Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun mereka berangkat bersama, fokus utama Ivan adalah pada ibadah dan pengalaman spiritualnya, bukan sekadar hubungan persahabatan.
Ruben Terpesona Perjalanan Spiritualnya
Ivan merasa terkesan dengan perjalanan spiritual yang dijalani oleh Ruben. Setelah memutuskan untuk menjadi mualaf, Ruben segera menerima undangan untuk berangkat menunaikan ibadah haji sebagai tamu Allah.
Ivan menyatakan, "Buat aku Ruben bener bener hebat banget, baru log in, langsung diundang Allah untuk haji, itu kan Masya Allah. Maksudnya nggak semua orang bisa dapatkan itu." Hal ini menunjukkan betapa istimewanya kesempatan yang didapat oleh Ruben dalam menjalani ibadah haji, yang tentu saja menjadi momen berharga dalam hidupnya.