Intip 7 Foto Dapur Sederhana Rumah Pratama Arhan di Blora, Masih Ada Tungku Kayu Tradisional
Meskipun kini namanya sudah dikenal luas, suasana rumah sederhana Pratama Arhan di Blora tetap terasa kental.
Sosok Pratama Arhan akhir-akhir ini menjadi sorotan publik. Tidak hanya tentang kehidupan pribadinya, tetapi juga mengenai rumah yang ia huni. Sebagai pemain Timnas Indonesia yang kini berkarier di luar negeri, Arhan tetap menunjukkan sikap sederhana di kampung halamannya. Gambarannya tidak hanya memperlihatkan kondisi rumah, tetapi juga mencerminkan perjalanan hidup keluarganya.
Meskipun kini namanya sudah dikenal luas, suasana rumah sederhana Pratama Arhan di Blora tetap terasa kental. Ruang dapur dan ruang keluarga memperlihatkan peningkatan fasilitas, namun tetap mempertahankan nuansa lokal yang khas. Dari rak besi yang sederhana hingga kulkas berwarna maroon, setiap detail memiliki cerita unik di baliknya.
Keberhasilan pesepak bola muda yang menjadi kebanggaan Indonesia ini, sekaligus mantan suami selebgram Azizah Salsha, tidak menghilangkan akar kesederhanaan. Sebaliknya, hal ini justru menunjukkan proses bertahap dalam meningkatkan kualitas hunian mereka.
1. Ruang Tengah Jadi Gerbang Menuju Dapur
Ruang tengah di kediaman Pratama Arhan yang terletak di Blora terhubung langsung dengan dapur. Sebuah lemari kayu yang sederhana, dilengkapi dengan speaker dan televisi kecil, menunjukkan bahwa fungsi ruang tersebut tetap terjaga dengan baik. Furnitur yang sederhana ini mencerminkan pemanfaatan ruang secara optimal.
Di sudut ruangan, terdapat kipas angin yang menambah suasana rumah yang sederhana. Meskipun tidak ada pendingin udara modern, fungsi ruang tetap berjalan dengan baik. Kombinasi yang sederhana dan praktis ini menciptakan nuansa yang autentik di dalam rumah. Inilah yang menjadi ciri khas hunian keluarga Arhan yang tetap mempertahankan atmosfer pedesaan.
2. Kulkas Merah Maroon dan Rak Besi di Dapur
Gambar kedua menunjukkan sebuah kulkas berwarna maroon yang terlihat baru dan bersih. Dengan kapasitas penyimpanan yang luas, kulkas ini mencerminkan peningkatan kualitas hidup keluarga.
Di samping kulkas, terdapat rak besi berwarna biru yang menyimpan rice cooker sederhana, yang menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat desa yang modern. Meskipun tampak sederhana, alat ini memberikan kenyamanan dalam proses memasak.
Latar belakang dapur yang dilapisi ubin putih dan pencahayaan yang terang menciptakan suasana yang bersih dan fungsional. Detail-detail ini menandakan bahwa kualitas ruang di dalam rumah semakin baik.
3. Area Kompor dan Wastafel Lebih Praktis dan Bersih
Area dapur sekarang telah dilengkapi dengan keramik backsplash yang bermotif cokelat, memberikan sentuhan estetis sekaligus menjaga kebersihan. Berbeda dengan dapur sebelumnya yang masih menggunakan dinding papan, perubahan ini mencerminkan peningkatan kualitas yang signifikan.
Kompor gas dengan dua tungku ditempatkan di atas meja cor yang permanen, sementara wastafel sederhana yang berada di sampingnya memenuhi kebutuhan dasar dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Meskipun tidak dilengkapi dengan kabinet modern, dapur ini tetap berfungsi dengan baik. Inilah yang menjadi ciri khas dapur rumah sederhana milik Pratama Arhan---praktis, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan penghuninya.
4. Interaksi Keluarga Tetap Kental di Area Dapur
Dapur bukan sekadar area untuk memasak, melainkan juga sebagai tempat berkumpul bagi keluarga. Banyak anggota keluarga yang berkumpul di sekitar kulkas dan rak, menunjukkan suasana kebersamaan yang hangat. Rice cooker menjadi alat yang sangat penting dalam rutinitas sehari-hari. Kehadiran para ibu yang aktif berinteraksi semakin memperkuat nilai-nilai kekeluargaan di rumah ini.
Meskipun fasilitas telah mengalami peningkatan, nuansa rumah sederhana tetap terasa. Pencahayaan yang terang memberikan kesan ruang yang lebih luas, menciptakan kenyamanan bagi setiap aktivitas keluarga.
5. Dua Tabung Gas dan Meja Beton Jadi Sorotan
Foto kelima menunjukkan sebuah dapur yang dilengkapi dengan dua tabung gas LPG berwarna hijau yang diletakkan di bawah meja. Keberadaan tabung gas ini mengindikasikan bahwa dapur tersebut digunakan secara aktif untuk memasak makanan bagi keluarga besar. Di atas meja beton yang sederhana, peralatan makan tersusun rapi.
Meskipun tidak terdapat kabinet modern, kebersihan dapur tetap terjaga dengan baik. Dapur ini mencerminkan kombinasi antara elemen tradisional dan modern. Setiap detail yang ada di dapur ini menunjukkan fungsionalitas yang khas dari masyarakat pedesaan.
6. Aktivitas di Dapur yang Tetap Hangat dan Sederhana
Foto yang keenam menunjukkan sekelompok ibu-ibu yang sedang duduk di lantai sambil berbincang dengan akrab. Interaksi hangat ini mencerminkan suasana khas di rumah yang sederhana.
Ventilasi udara mengalir melalui jendela kecil di atas backsplash, memastikan sirkulasi udara tetap baik. Meskipun desainnya sederhana, perhatian terhadap kenyamanan penghuni tetap menjadi prioritas. Tidak ada batasan yang mencolok antara dapur dan ruang lainnya, hal ini menegaskan pentingnya kebersamaan dalam keluarga Arhan.
7. Dapur dengan Tungku Kayu Tradisional
Foto terakhir memperlihatkan dapur tradisional keluarga Arhan yang terletak di samping dapur yang lebih modern. Dapur yang sederhana dengan tungku kayu ini merupakan bagian dari rumah nenek Arhan, tempat di mana Arhan juga pernah tinggal. Di sampingnya, rumah baru Arhan dibangun dengan desain yang lebih modern.
Dindingnya terbuat dari papan berwarna hijau dan lantainya berbahan semen kasar, sementara tungku kayu menjadi saksi bisu perjalanan hidup keluarga ini. Kontras antara kesederhanaan dapur lama dan kebersihan dapur baru sangat mencolok.
Dari dapur yang sederhana inilah keluarga Arhan memulai perjalanan hidup mereka. Foto ini menggambarkan kisah mereka, dari kondisi yang terbatas menuju kehidupan yang lebih baik, tanpa melupakan kesederhanaan yang selalu menjadi bagian dari kehidupan mereka.