Innalilahi Wainnailahi Rojiun, Cella Kotak Berduka
Tantri Kotak menginformasikan bahwa ayah Cella Kotak, Achmad Handoko, telah berpulang di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kabar duka datang dari band Kotak. Setelah Tantri Syalindri, sang vokalis, menjadi korban dugaan penipuan miliaran rupiah, kini Cella Kotak harus menghadapi kehilangan. Ayah Cella Kotak telah meninggal dunia di Banyuwangi, Jawa Timur, pada hari Jumat, 26 Juni 2026.
Kabar ini dibagikan oleh Tantri Kotak melalui dua unggahan di Instagram Stories kemarin. Pelantun lagu "Selalu Cinta" dan "Pelan-Pelan Saja" meminta doa dari penggemar serta masyarakat Indonesia untuk almarhum ayah Cella. Ia juga memberikan semangat kepada Cella Kotak agar tetap tabah dan kuat di tengah masa berduka ini.
Tantri Kotak menuliskan, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un Telah berpulang ke rahmatullah, ayahanda dari Cella Kotak di Banyuwangi. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya yang mengenal almarhum dan mohon diselipkan doa. Turut berdukacita yang mendalam ya Mang." Dalam unggahan lainnya, Tantri juga mengungkapkan rincian mengenai ayah Cella Kotak yang telah berpulang. Ia membagikan informasi mengenai rumah duka di Banyuwangi, Jawa Timur, dan berdoa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Tantri melanjutkan,
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, almarhum Achmad Handoko, ayahanda tercinta dari Mario Marcella Handika Putra (Cella Kotak) pada hari Jumat 26 Juni 2026 pukul 07.00 WIB. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Ya Allah ampunilah beliau, rahmatilah beliau, berilah beliau keselamatan dan maafkanlah segala kesalahannya." Dengan ungkapan tersebut, Tantri menunjukkan rasa empatinya dan harapannya bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan amal yang dilakukan oleh almarhum
Unggahan ini berlatarkan warna hitam yang sederhana, sebagai simbol duka cita dan rasa kehilangan yang mendalam. Tantri Kotak mengingatkan bahwa doa seharusnya tidak hanya ditujukan untuk almarhum, tetapi juga untuk keluarga yang ditinggalkan.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisiNya," tulis Tantri Kotak.
Melalui ungkapan tersebut, Tantri ingin menekankan pentingnya memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka. Kehilangan seorang yang tercinta tentu meninggalkan luka yang mendalam, sehingga doa dan harapan menjadi penguat bagi mereka yang ditinggalkan. Dengan harapan, semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan dan keluarganya diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan adalah sikap yang penting dalam menghadapi berbagai tantangan hidup
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan," ucap Tantri Kotak saat mendoakan keluarga Cella. Seperti yang telah diketahui, Kotak kini diperkuat oleh tiga anggota.
Band yang lahir dari ajang pencarian bakat The Dream Band ini terdiri dari Tantri Syalindri sebagai vokalis, Swasti Sabdastantri yang lebih dikenal sebagai Chua yang mengisi posisi basis, dan Mario Marcella atau Cella yang berperan sebagai gitaris.
Perubahan dalam formasi band ini tentunya membawa dinamika baru bagi Kotak.
Dengan kehadiran Tantri, Chua, dan Cella, mereka berusaha untuk tetap eksis di industri musik yang terus berkembang. Setiap anggota memiliki peran penting dalam menciptakan harmoni dan melodi yang menarik bagi para penggemar. Keberhasilan mereka di panggung musik tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi.