Buntut Ambruk saat Sidang Hotman Paris Kini Harus Jalani Endoskopi di Singapura, 3 Hal Ini Jadi Sorotan Dokter
Hotman Paris direncanakan akan menjalani prosedur endoskopi di Singapura pada 28 April 2025, setelah mengalami pingsan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Insiden Hotman Paris yang ambruk di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan dilarikan ke rumah sakit ternyata berujung panjang. Proses perawatannya di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura masih berlangsung hingga kini.
Hotman Paris direncanakan untuk menjalani endoskopi di bulan ini. Prosedur endoskopi adalah pemeriksaan yang menggunakan alat bernama endoskop, yang berfungsi untuk memeriksa rongga dalam pembuluh, saluran, dan liang yang sempit di berbagai bagian tubuh.
Setelah dibawa ke Singapura dan didiagnosis menderita abses hati, Hotman Paris menjalani perawatan jalan dan diberikan suntikan antibiotik melalui selang yang terpasang di lengan kanannya.
"Dulu saya mendapatkan empat suntikan antibiotik setiap hari selama tiga minggu. Sekarang saya hanya diberikan pil antibiotik," ungkap Hotman.
Seharusnya, dalam pemeriksaan sebelumnya, Hotman Paris juga menjalani endoskopi bersama tim medis. Namun, rencana tersebut terpaksa dibatalkan karena presenter program Hotroom masih mengonsumsi obat pengencer darah setiap harinya.
Tujuan Endoskopi
Menurut wawancara yang dipublikasikan di kanal YouTube Intens Investigasi pada hari Minggu, 6 April 2025, Hotman Paris memberikan penjelasan mengenai prosedur endoskopi. Ia menyatakan salah satu persyaratan sebelum menjalani endoskopi adalah menghentikan konsumsi obat pengencer darah setidaknya lima hari sebelumnya.
"Jadi bakteri itu masih ada sedikit. Nanti saya datang lagi. Cuma ada satu lagi yang perlu dilakukan adalah endoskopi yaitu usus 'dibor' dari belakang jadi kelihatan semua untuk mengecek usus apakah ada kanker, kotoran atau yang lain," ungkap Hotman Paris.
Hotman Balik Lagi ke Singapura
Hotman Paris mengungkapkan rencananya untuk kembali ke Singapura pada tanggal 28 April 2025 untuk menjalani prosedur endoskopi. Ia menekankan pemeriksaan ini hanya bersifat rutin, karena hingga saat ini ia belum mengetahui sumber kuman yang mengganggu kesehatannya. Dia merasa kemungkinan kuman tersebut berasal dari berang-berang yang pernah menggigit tangannya.
"Jadi saya akan balik ke Singapura rencana tanggal 28 (April 2025) diendoskopi tapi itu hanya cek rutin karena sampai sekarang enggak tahu itu kuman dari mana. Saya kira dulu dari berang-berang yang menggigit tangan saya. Dokter bilang bisa ya, bisa enggak," akunya.
Setelah menjalani perawatan, Hotman merasa lega karena selang untuk suntik antibiotik telah dilepas. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa dokter telah memberikan tiga peringatan penting yang harus diperhatikan olehnya mulai sekarang.
3 Peringatan Dokter untuk Hotman Paris
Peringatan ini menjadi tanda harus lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya dan tidak boleh mengabaikan instruksi dari dokter. Dengan demikian, Hotman Paris berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan mengikuti saran medis yang diberikan.
Pertama-tama, penting untuk mengurangi konsumsi alkohol. Menurut dokter, saat seseorang mengonsumsi alkohol, lever akan ikut "bergoyang."
Kedua, perlu juga untuk mengurangi beban pekerjaan. Hotman Paris mengungkapkan biasanya mulai bekerja sejak pukul 3 subuh.
"Sekarang saya ganti olahraga. Saya tiap pagi jalan," jelas Hotman Paris.
Terakhir, dokter memberikan saran untuk lebih berhati-hati saat makan, seperti menghindari bebek panggang yang sudah lama digantung.
"Itu katanya bisa masuk bakteri kalau berjam-jam digantung di etalase," tutupnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4150273/original/066332400_1662551991-Infografis_Gejala_dan_Penyebab_Stroke.jpg)