Aurelie Moeremans Gegar Otak Usai Kecelakaan Mobil di Amerika Serikat: Ternyata Lebih Serius dari yang Dikira
Aurelie tak menyangka jika kecelakaan mobil yang dialaminya akan berdampak fatal.
Pada Januari 2025 lalu, Aurelie Moeremans bersama suaminya mengalami kecelakaan mobil di Amerika Serikat. Akibatnya, ia mengalami gegar otak. Hingga saat ini, Aurelia terus melakukan pemeriksaan kesehatan guna mengetahui kondisinya.
Tak disangka, dari hasil MRI otak yang dijalani oleh Aurelie ternyata hasilnya lebih serius dari dugaannya. Pemilik nama lengkap Aurelie Alida Marie Moeremans itu benar-benar tak menyangka akan mengalami hal seperti ini. Banyak penggemar yang khawatir. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Kondisi Sangat Serius
Aurelie melakukan pemeriksaan kesehatan beberapa kali usai mengalami kecelakaan. Ia mengalami gegar otak dan kondisinya cukup serius. Dengan raut wajah sedih hingga menitikan air mata, Aurelie mengaku tak kuasa menahan kesedihannya.
"Sedih adalah, baca hasil MRI ternyata lebih serius yang dikira 🥲 + kangen keluarga & 4 anjingku di Indonesia, tontonan garing semua, dingin dan homesick tapi belum bisa pulang.. 😭 Jarang aku post kayak gini tapi manusiawi kan ya sedih sekali-sekali," ungkap dia di instagram.
Alami Gegar Otak
Saat mengetahui adanya gegar otak, Aurelie sempat syok. Beberapa efek setelah gegar otak dirasakan sangat jelas olehnya. Seperti keseimbangan tubuh menjadi sangat lemah hingga merasa sangat sensitif terhadap cahaya.
"Masih terus ke dokter buat ngecek efek geger otak karena kecelakaan mobil bulan Januari lalu. Waktu terakhir dites, ternyata balance-ku lemah banget, memori dan focus juga belum normal dan masih banyak symptoms lainnya yang masih ada aja kayak sensitive sama cahaya, berisik etc," jelasnya.
"Pas tes mata, alatnya bahkan nggak bisa tracking mata kananku, jadi gagal terus deh tesnya. Sampai sekarang aku masih ngeliatnya agak dobel soalnya.. ( yey Tylernya ada dua hahaha ). Besok aku MRI, karena udah lewat 3 bulan sejak kecelakaan jadi baru boleh MRI sekarang. Doain ya semoga hasilnya nggak ada yang lebih parah dari concussion," sambung dia.