12 Foto Restoran Baru Ahmad Dhani, Menarik dengan Konsep 'Resto Culture' yang Artistik
Ahmad Dhani telah meluncurkan restoran terbaru yang dinamakan Java Rock, terletak di Kemang Raya, Jakarta Selatan.
Musisi sekaligus politikus dan pengusaha Ahmad Dhani kembali melebarkan sayap bisnisnya dengan meluncurkan restoran fine dining bertajuk Java Rock Dewa 19 Restography. Berlokasi di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, restoran yang berada di pinggir jalan ini menjadi langkah lanjutan setelah kesuksesan Wisma Dewa dan Kopi Dewa yang lebih dulu dikenal publik.
Java Rock Dewa 19 Restography dianggap sebagai "kakak" dari Kopi Dewa, dengan konsep yang lebih mewah dan berstandar bintang lima. Restoran ini menonjolkan kekayaan sejarah serta budaya sebagai identitas utamanya melalui konsep restography, yang merupakan kombinasi antara restoran, fotografi, dan narasi sejarah yang disajikan secara visual di berbagai sudut ruang.
Menurut informasi dari akun YouTube TAULANY TV, Ahmad Dhani menyatakan bahwa Java Rock merupakan perwujudan Restaurant Culture yang tidak hanya menyajikan hidangan kuliner, tetapi juga menawarkan pengalaman budaya yang mendalam.
Daya tarik utama restoran ini adalah nuansa artistik dan historis berikut ulasannya.
Java Rock memiliki desain eksterior yang elegan dan modern, dipadukan dengan sentuhan klasik
Fasad restoran Java Rock menciptakan nuansa elegan dan modern yang dipadukan dengan elemen klasik yang mencolok. Struktur bangunan ini didominasi oleh warna hitam, meliputi tiang-tiang besar hingga rangka atap, sehingga memberikan kesan kokoh, mewah, dan eksklusif. Deretan kolom tinggi di bagian depan terinspirasi oleh gaya arsitektur kolonial, namun dihadirkan dengan pendekatan yang lebih modern dan minimalis.
Di bagian depan, restoran ini dilengkapi dengan dinding kaca lebar yang transparan, menciptakan suasana terbuka dan mengundang, serta memungkinkan cahaya alami menerangi ruang di dalamnya. Logo "Java Rock" yang berwarna merah menyala diletakkan di bagian atas tengah bangunan, menjadi titik fokus yang mencolok dan kontras dengan warna hitam di sekelilingnya, sehingga mudah menarik perhatian. Selain itu, area teras yang dilengkapi dengan tangga lebar di bagian depan menambah kesan megah dan teratur.
Pencahayaan lampu bernuansa hangat di dalam ruangan memberikan keseimbangan visual yang menyenangkan serta menciptakan suasana yang nyaman bagi para pengunjung. Dengan desain yang cermat, restoran ini tidak hanya menarik dari segi estetika, tetapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi siapa saja yang melangkah masuk.
Pintu masuk bergaya klasik yang kokoh
Desain pintu di ruangan ini menonjolkan gaya klasik yang kuat, menciptakan kesan heritage. Pintu utama terbuat dari kayu gelap dengan dua daun pintu yang terbuka lebar, memberikan nuansa hangat, kokoh, dan berkelas. Di bagian atas, terdapat ventilasi dengan bingkai putih dan pola silang geometris, menambah detail dekoratif yang khas pada bangunan kolonial. Dinding di sekitar pintu berwarna gelap dan dihiasi dengan deretan foto hitam-putih dari tokoh-tokoh bersejarah dalam bingkai ukiran hitam yang artistik, menciptakan nuansa vintage dan bersejarah.
Di sisi kiri dan kanan pintu, terdapat patung tradisional bernuansa etnik dengan warna mencolok yang berfungsi sebagai elemen aksen dan memperkuat identitas budaya lokal.
Selain itu, sebuah vas besar berwarna hijau berisi rangkaian bunga putih diletakkan dekat pintu, memberikan sentuhan segar dan kontras lembut dengan dominasi warna gelap di sekitarnya. Semua elemen ini berpadu untuk menciptakan suasana interior yang elegan, berkarakter, dan kaya akan nilai estetika budaya.
Lobi dapat digunakan sebagai area santai untuk menikmati kopi
Area lobi yang dirancang untuk chill sambil menikmati kopi ini mengusung suasana klasik yang kaya akan sejarah, menciptakan nuansa hangat dan nyaman. Penataan furnitur yang terdiri dari kursi kayu dengan dudukan empuk dan meja bundar kecil menciptakan suasana duduk yang santai dan intim, sangat cocok untuk berbincang ringan atau menikmati kopi dengan tenang.
Dinding yang dicat dengan warna gelap dihiasi oleh foto-foto hitam putih dari tokoh-tokoh bersejarah yang terpasang dalam bingkai ukiran klasik, dengan lambang Garuda Pancasila sebagai titik fokus, memberikan nuansa heritage dan kebangsaan yang kuat. Elemen dekoratif seperti patung bergaya klasik, lemari kayu antik, dan koper vintage menambah karakter ruang, menghadirkan kesan nostalgia yang mendalam.
Pencahayaan yang berasal dari lampu gantung bergaya klasik dengan cahaya hangat semakin memperkuat atmosfer yang rileks dan elegan. Dengan semua elemen ini, area lobi ini menjadi tempat yang ideal untuk bersantai, menikmati kopi, dan merasakan suasana yang tenang namun tetap berkarakter.
Lorong restoran yang mengusung nuansa klasik dengan sentuhan elektrik
Lorong restoran ini menawarkan nuansa klasik-eklektik yang sangat kental, mirip dengan galeri seni pribadi yang memiliki atmosfer hangat dan dramatis. Dindingnya yang berwarna gelap dipenuhi dengan bingkai lukisan, foto, dan memorabilia yang ditata rapat dari lantai hingga hampir menyentuh plafon, menciptakan kesan yang kaya akan cerita dan karakter.
Berbagai elemen dekoratif, seperti lampu gantung bergaya vintage, pajangan tanduk rusa, dan gramofon tua, menambah sentuhan aristokrat dan nostalgia pada ruangan ini. Pencahayaan temaram yang terfokus menyoroti karya seni yang ada di dinding, sementara lantai kayu memberikan keseimbangan hangat pada keseluruhan ruangan. Lorong ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur sirkulasi, tetapi juga sebagai pengalaman visual yang imersif sebelum memasuki area makan utama.
Nuansa di lorong restoran ini terasa hangat, klasik, dan sangat artistik, seolah-olah memasuki rumah seorang kolektor atau museum pribadi. Dominasi warna gelap pada dinding, dipadukan dengan pencahayaan kuning keemasan, menciptakan suasana yang elegan, intim, dan sedikit dramatis. Isi lorongnya sangat kaya; dindingnya dipenuhi dengan lukisan, foto-foto lawas, dan karya seni berbagai ukuran yang disusun rapat seperti pada galeri.
Terdapat pajangan antik, seperti gramofon, radio tua, patung, alat musik, dan dekorasi tanduk rusa di bagian atas lorong, yang memberikan kesan vintage dan maskulin. Lampu gantung klasik yang terletak di tengah lorong menjadi titik fokus visual, sementara lantai kayu menambah rasa hangat dan nyaman. Kehadiran furnitur klasik dan detail ornamen menunjukkan bahwa lorong ini bukan sekadar jalur lewat, tetapi juga bagian dari pengalaman ruang yang mengajak pengunjung untuk menikmati cerita, sejarah, dan karakter kuat restoran tersebut.
Setiap ruang makan dilengkapi dengan kamar mandi
Konsep ruang makan yang dilengkapi dengan kamar mandi pribadi memberikan kesan eksklusif dan intim. Suasana yang diciptakan tetap sejalan dengan tema keseluruhan, yaitu klasik, artistik, dan sedikit dramatis. Kamar mandi ini tidak didesain seperti fasilitas umum yang steril, melainkan menyerupai ruang kecil di rumah bangsawan atau butik hotel. Dinding bagian atasnya dihiasi dengan deretan foto dan karya seni berbingkai gelap yang tersusun rapi seperti galeri mini. Cermin besar dengan bingkai ukiran klasik semakin memperkuat kesan mewah dan memberikan kedalaman visual yang menarik.
Fasilitas di dalamnya cukup lengkap namun tetap ringkas, mencakup kloset, wastafel modern dengan meja kayu berornamen klasik, serta cermin besar. Pencahayaan yang temaram dan hangat menambah kenyamanan suasana. Kontras antara keramik putih bersih di area bawah dan dinding gelap di atas menciptakan keseimbangan yang harmonis antara fungsi dan estetika. Kehadiran kamar mandi di setiap ruang makan menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap privasi dan kenyamanan tamu. Ini seolah memberikan setiap pengunjung "ruang sendiri" yang utuh, bukan sekadar tempat untuk makan.
Bingkai Foto Besar
Ahmad Dhani menampilkan bingkai foto besar yang menangkap momen konser dari sudut pandang atas panggung, menunjukkan lautan penonton yang antusias. Bingkai tersebut memiliki desain klasik dan mewah, sehingga memberikan kesan sebagai galeri kenangan yang istimewa, bukan hanya sekadar pajangan biasa.
Potret kebersamaan antara Dewa19 dan penonton ini menciptakan nuansa yang sangat intim. Hal ini bukan hanya tentang penampilan di atas panggung, tetapi juga menggambarkan interaksi yang energik antara musisi dan penggemar. Ketika dipajang di restoran, suasana nostalgia terasa "hidup", sehingga saat makan, kita diingatkan akan atmosfer konser yang luar biasa.
Lampu di ruang makan memiliki desain vintage yang menarik
Restoran milik Ahmad Dhani menggunakan lampu dengan desain klasik yang memiliki nuansa vintage yang kental, menciptakan suasana yang artistik dan elegan. Lampu gantung ini dilengkapi dengan rantai besi berornamen, mengingatkan kita pada gaya Eropa kuno atau kolonial yang khas.
Kap lampunya terbuat dari kaca buram berwarna putih dengan bentuk bulat dan berlapis, yang menghasilkan pencahayaan lembut dan hangat, sehingga tidak menyilaukan mata. Rangka lampu ini didominasi oleh warna hitam yang dipadukan dengan aksen emas, menciptakan kesan mewah, maskulin, dan berkarakter yang kuat.
Ketika lampu ini dipadukan dengan interior ruangan yang gelap dan plafon bertekstur, lampu tersebut berfungsi sebagai titik fokus visual yang memperkuat atmosfer restoran. Dengan demikian, restoran ini berhasil menciptakan ruang yang bernuansa seni, nostalgia, dan musikalitas yang mendalam.
Ruang Pertemuan Eksklusif
Konsep meeting room yang dihadirkan di resto ini mengusung tema klasik dan eksklusif, dengan nilai artistik yang tinggi. Ruangan ini menggabungkan fungsi diskusi dengan suasana galeri musik, menciptakan pengalaman unik bagi penggunanya. Dominasi warna gelap pada interior, dipadukan dengan furnitur kayu solid dan sofa empuk berwarna biru tua, memberikan kesan nyaman dan formal. Dinding ruangan dihiasi dengan bingkai foto, piringan hitam, sertifikat, serta koleksi arsip musik yang tertata rapi, menambah nuansa inspiratif dan kaya akan sejarah.
Kehadiran rak buku dan elemen audio semakin menguatkan karakter ruang ini sebagai tempat untuk bertukar ide kreatif, bukan sekadar ruang rapat biasa. Secara keseluruhan, meeting room ini dirancang sebagai ruang privat yang hangat dan berkarakter, sangat cocok untuk diskusi serius, brainstorming kreatif, hingga pertemuan yang bernuansa seni dan musik. Ahmad Dhani, dalam sebuah wawancara dengan Andre Taulany, menyatakan bahwa selama masa promosi, meeting room di Java Rock Dewa 19 Restography ditawarkan dengan harga minimum Rp3,5 juta untuk sekali sewa. Penawaran ini bertujuan untuk menarik minat pengunjung yang ingin mengadakan pertemuan dengan suasana eksklusif dan berstandar fine dining.
Tangga yang menyerupai museum dipenuhi dengan bingkai foto dan poster
Restoran ini memiliki tangga yang terlihat sempit dan curam, memberikan nuansa yang intim sekaligus unik. Di sisi kiri dan kanan dinding, terdapat banyak bingkai foto serta poster dengan berbagai ukuran, yang menggunakan frame kayu berwarna gelap, menciptakan kesan galeri yang kaya akan nostalgia dan karakter.
Anak tangga dari kayu berwarna cokelat tua ini dilengkapi dengan pegangan yang sederhana, menyatu dengan desain ruang yang ada. Pencahayaan yang redup namun hangat membuat detail dari foto-foto di dinding semakin menonjol, menciptakan atmosfer klasik dan eksklusif. Seolah-olah pengunjung diajak untuk "naik" bukan hanya secara fisik, tetapi juga untuk menjelajahi cerita dan sejarah yang melekat pada restoran ini.
Area bar yang terdapat di dalam restoran
Restoran ini mengusung konsep bar yang menggabungkan suasana rock bar klasik dengan elemen budaya Jawa yang autentik, menciptakan karakter yang unik dan berani. Area bar didominasi oleh material kayu solid dengan finishing yang hangat, serta dilengkapi kursi bar bergaya rustic yang terlihat artistik dan tidak seragam, memberikan kesan santai namun tetap berkelas.
Rak bar di belakang bartender dipenuhi dengan botol-botol minuman yang tertata rapi dan diterangi oleh pencahayaan hangat. Dinding di sekelilingnya dihiasi dengan pigura, poster musik, dan berbagai elemen memorabilia yang kuat mencerminkan nuansa rock 'n roll. Di sisi lain, ornamen Jawa seperti lukisan tokoh tradisional, properti antik, dan detail dekorasi etnik menambah kekayaan identitas ruangan, sehingga bar ini terasa seperti tempat pertemuan antara budaya lokal dan gaya bar internasional. Tempat ini intim, ekspresif, dan penuh cerita, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.
Tempat yang disediakan untuk pengunjung yang ingin menikmati musik keras sambil makan
Area yang ideal bagi pengunjung yang ingin menikmati musik dengan volume tinggi di restoran ini terletak di bagian tengah hingga belakang ruangan, tepat di depan panggung live music. Di lokasi tersebut, suara dari panggung dan speaker besar yang berada di sisi kiri dan kanan ruangan dapat terdengar dengan jelas dan kuat, berkat desain ruang yang terbuka dan memanjang yang mengarahkan suara langsung ke bagian tengah.
Tempat duduk dan sofa di area ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman menonton pertunjukan musik yang optimal, sehingga pengunjung dapat merasakan atmosfer dan getaran musik secara langsung. Selain itu, ruangan ini dilengkapi dengan peredam suara untuk memastikan bahwa suara musik tidak mengganggu pengunjung lain yang ingin merasakan suasana lebih tenang di bagian restoran yang berbeda.
Menu andalan di Java Rock
Menu andalan di Java Rock adalah ribs, yaitu hidangan iga yang disajikan dengan tampilan yang sangat menggoda dan kesan yang mewah. Iga tersebut dimasak hingga mencapai tingkat empuk yang sempurna, kemudian dilapisi dengan saus berwarna cokelat gelap yang mengkilap, menandakan rasa manis dan gurih yang kaya serta meresap hingga ke dalam daging.
Daging iga ini terlihat sangat mudah terlepas dari tulang, yang menunjukkan bahwa proses pemasakan telah dilakukan dengan baik dan menghasilkan tekstur yang lembut. Sebagai pelengkap, ribs ini disajikan dengan mashed potato yang lembut dan creamy, jagung muda panggang yang memberikan sentuhan manis alami, serta coleslaw ungu yang segar dan sedikit asam untuk menyeimbangkan rasa. Kombinasi semua elemen ini membuat hidangan terasa sangat lengkap: gurih dari iga, lembut dari kentang, manis dari jagung, dan segar dari salad. Secara keseluruhan, menu ribs ini sangat cocok dinikmati dalam suasana santai di Java Rock, terutama dengan iringan musik khas yang menambah suasana.
Ahmad Dhani juga mengungkapkan bahwa setelah membuka cabang di Kemang, Jakarta Selatan, Java Rock akan segera hadir di Surabaya dalam waktu 1-2 bulan ke depan. Seperti yang kita ketahui, suami Mulan Jameela ini memang berasal dari Surabaya, sehingga tidak heran jika ia berencana untuk membuka Java Rock di kota asalnya dalam waktu dekat. Langkah ini tentu akan menarik perhatian banyak penggemar kuliner, terutama bagi mereka yang sudah mengenal kualitas hidangan yang ditawarkan di Jakarta. Dengan ekspansi ini, diharapkan Java Rock dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan menawarkan pengalaman kuliner yang unik di Surabaya.
Di mana lokasi Java Rock Dewa 19 Restography?
Di mana lokasi Java Rock Dewa 19 Restography? Java Rock Dewa 19 Restography terletak di Kemang Raya, Jakarta Selatan. Restoran ini memiliki akses yang mudah karena berada di area yang strategis, dikenal dengan banyaknya restoran dan tempat hiburan yang menarik.
Apa konsep utama Java Rock Dewa 19 Restography? Restoran ini mengusung konsep yang unik, yaitu restography, yang merupakan gabungan antara restoran, fotografi, dan narasi sejarah. Dengan konsep ini, pengunjung tidak hanya menikmati kuliner yang lezat, tetapi juga dapat merasakan pengalaman visual yang kaya akan budaya dan sejarah, menjadikan setiap kunjungan lebih berarti.
Berapa harga sewa meeting room di Java Rock selama promosi? Ahmad Dhani mengungkapkan bahwa selama periode promosi, meeting room di Java Rock dapat disewa dengan harga mulai dari Rp3,5 juta untuk satu kali penggunaan. Ruangan ini didesain dengan nuansa yang eksklusif dan artistik, sehingga sangat cocok untuk pertemuan bisnis maupun diskusi kreatif yang membutuhkan suasana yang inspiratif.
Menu andalan apa yang harus dicoba di Java Rock Dewa 19 Restography? Salah satu hidangan yang menjadi favorit di restoran ini adalah Ribs yang dimasak dengan sempurna dan disajikan dengan saus manis-gurih. Hidangan ini disajikan lengkap dengan mashed potato, jagung panggang, dan coleslaw segar, menjadikannya pilihan yang ideal untuk dinikmati sambil mendengarkan musik live yang menghibur.
Apa keunikan interior dan dekorasi Java Rock Dewa 19 Restography? Interior restoran ini menampilkan suasana yang klasik dan artistik, dengan lorong-lorong yang bergaya galeri, foto-foto Dewa 19, patung tradisional, serta lampu-lampu vintage yang menambah keindahan. Setiap ruang makan dilengkapi dengan kamar mandi pribadi, sementara meeting room dan bar menawarkan kombinasi antara seni dan fungsi, menciptakan pengalaman yang eksklusif bagi setiap pengunjung yang datang.