Momen akad nikah Al Ghazali dan Alyssa Daguise telah berlangsung pada Senin (18/6) lalu. Rencananya, Ahmad Dhani akan menggelar pesta pernikahan untuk putra pertamanya dengan meriah di pusat kota.
Acara Ngunduh Mantu yang akan digelar di JCC, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/6) ini mengusung tema Javanese Royal Wedding dan diklaim sebagai pesta termegah yang pernah digelar Dhani.
Menurut Dhani, acara ini akan menjadi puncak dari seluruh rangkaian pernikahan Al dan Alyssa yang telah dimulai sejak siraman, akad, hingga resepsi pada Senin sebelumnya. I
Dhani menambahkan semua elemen penting dari pernikahan ini telah direncanakan dengan matang. Meskipun persiapan masih dalam tahap awal, ia optimis semuanya akan berjalan sesuai rencana.
Advertisement
Pesta 3 Hari 2 Malam
Menurut Dhani, proses yang sudah berjalan baru mencapai 20 persen.
"Pokoknya 3 hari 2 hari 3 malam," saat ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Juni 2025.
Dhani menjelaskan luasan resepsi pernikahan tersebut mencapai 5.000 meter persegi dan dapat menampung sekitar 3.500 orang. Dhani menyatakan seluruh ruang di JCC telah dipesan untuk mendukung penyelenggaraan pesta ini.
Advertisement
Dekorasi dari Kayu Asli
Tak hanya itu, Dhani mengatakan setiap elemen, mulai dari pelaminan hingga dekorasi, menggunakan bahan-bahan yang asli.
"Ini adalah kayu yang asli, berasal dari Ponorogo. Umumnya, dalam acara pernikahan, orang-orang menggunakan styrofoam, tetapi yang ini adalah kayu asli," ujarnya dengan tegas.
Dalam konteks pernikahan, penggunaan bahan alami seperti kayu dapat memberikan kesan yang lebih autentik dan elegan. Sementara banyak orang memilih styrofoam karena harganya yang lebih terjangkau, kayu asli dari Ponorogo ini menawarkan keindahan dan keunikan tersendiri yang tidak bisa ditandingi.
Advertisement
Konsep Acara Ngunduh Mantu
Konsep Pernikahan Kerajaan Jawa ini sepenuhnya merupakan gagasan dari Dhani. Ia berkeinginan untuk menunjukkan keaslian budaya Jawa dengan menggabungkan elemen dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam acara tersebut, akan ditampilkan berbagai seni tradisional, termasuk Reog, gamelan, dan tarian keraton, yang semuanya mencerminkan kekayaan budaya daerah tersebut. Melalui pagelaran seni ini, Dhani berharap dapat memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya yang telah ada sejak lama kepada generasi mendatang.
Advertisement
Gabungkan Nuansa Keraton Jawa Tengah dan Jawa Timur
Unsur-unsur budaya keraton memang sangat kental. Terdapat gamelan dan wayang, sementara para penarinya berasal dari Solo. Hal ini menjadi jembatan yang menghubungkan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, menciptakan harmoni yang indah dalam tradisi seni. Seperti yang diungkapkan,
"Ya unsur keraton lah. Ada gamelan, ada wayang, penarinya dari Solo. Menyatukan Jawa Tengah sama Jawa Timur," ungkapnya.
Advertisement
Dihadiri Penyanyi Papan Atas hingga Dewa 19
Yang menarik perhatian penampilan seluruh anggota Dewa 19 yang akan mengenakan pakaian adat Jawa. Mereka akan membawakan sejumlah lagu, sementara Reza Artamevia dan Anindya juga akan berpartisipasi dalam acara tersebut dengan cara yang profesional.
"Terdapat lima penyanyi yang dianggap sebagai dewa dalam dunia musik. Di antaranya adalah Reza Artamevia dan Anindya, yang keduanya dikenal sebagai profesional," ujar Dhani.
Advertisement
Telan Biaya Fantastis
Sebagai orang tua, Dhani bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi putranya, terutama karena Al adalah anak sulungnya. Oleh karena itu, ia tidak segan-segan untuk mengeluarkan biaya lebih demi memastikan pernikahan putranya menjadi momen yang tak terlupakan.
“Putra mahkota kan begitu. Ya 1 mobil Royce Rolls lah,” tutupnya.