Tips Sukses Cari Pekerjaan Baru Setelah Resign Pasca Lebaran
Lebaran sering dijadikan momen yang tepat bagi banyak pekerja untuk mengajukan pengunduran diri.
Lebaran sering dijadikan momen yang tepat bagi banyak pekerja untuk mengajukan pengunduran diri atau resign dari pekerjaan. Bagi sebagian orang, memilih resign setelah Lebaran dianggap lebih menguntungkan, karena mereka bisa menunggu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) terlebih dahulu.
Selain itu, periode pasca Lebaran juga sering kali diiringi dengan banyaknya perusahaan yang membuka lowongan kerja baru. Banyak di antaranya menawarkan gaji yang lebih tinggi, terutama bagi para pekerja profesional atau berpengalaman. Hal ini sejalan dengan temuan studi terbaru dari Jobstreet by SEEK yang berjudul “Apa yang Diharapkan Pekerja Diketahui Oleh Perusahaan: Membuka Pintu Masa Depan Rekrutmen”, yang menunjukkan bahwa 42 persen profesional Indonesia terbuka untuk tawaran kerja baru.
Namun, meski peluang kerja baru terbuka lebar, mencari pekerjaan baru tetap tidak mudah. Persaingan di dunia kerja semakin ketat, dan proses rekrutmen di tiap perusahaan pun bisa sangat berbeda. Agar bisa memaksimalkan kesempatan mendapatkan pekerjaan baru pasca resign, berikut adalah beberapa tips dari JobStreet yang bisa kamu terapkan:
Lakukan Riset tentang Perusahaan dan Jabatan yang Diinginkan
Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum melamar pekerjaan adalah riset. Cari tahu informasi terkait perusahaan serta posisi yang kamu incar.
Mengetahui latar belakang perusahaan dan deskripsi pekerjaan secara mendalam akan membuatmu tampil sebagai kandidat yang lebih terdepan. Ini juga akan menunjukkan bahwa kamu serius dan siap untuk posisi yang dilamar.
Perbarui CV dan Siapkan Cover Letter yang Menarik
Pastikan CV yang kamu kirimkan sudah diperbarui dengan pengalaman terbaru serta keterampilan yang relevan dengan posisi yang kamu tuju.
Sertakan juga cover letter yang menarik, yang bisa memikat perekrut untuk melihat lebih jauh kualitas yang kamu miliki. Jangan lupa untuk menyertakan kata kunci atau keyword yang sesuai dengan jabatan yang kamu inginkan, agar lebih mudah ditemukan oleh sistem seleksi otomatis.
Lakukan Follow-up kepada HR
Setelah mengirimkan lamaran, jangan ragu untuk melakukan follow-up kepada HR. Tanyakan perkembangan lamaran kamu dengan sopan dan sesuai etika. Follow-up yang tepat waktu dan penuh kesopanan dapat menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang profesional, serta memberikan kesan baik kepada perekrut. Ini juga dapat membuka kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pihak HR.