Tahukah Anda? Lebih dari 2.000 Kunjungan Tiap Bulan, PT Timah Dorong Ekonomi dan Wisata Kampung Adat Gebong Memarong
PT Timah berkomitmen melestarikan adat budaya Mapur melalui pengembangan Kampung Adat Gebong Memarong. Bagaimana inisiatif ini meningkatkan ekonomi lokal dan menarik ribuan wisatawan setiap bulan?
PT Timah (Persero) Tbk menunjukkan komitmen kuatnya dalam pelestarian adat budaya Mapur. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan ini membangun Kampung Adat Gebong Memarong. Lokasi penting ini berada di Dusun Air Abik, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung.
Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain itu, program ini juga berfokus pada peningkatan sektor pariwisata di wilayah tersebut. Kehadiran PT Timah telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat adat.
Ketua Harian Lembaga Adat Mapur, Asih Harmoko, mengonfirmasi dampak positif tersebut. Ia menyebut bahwa pengembangan kampung adat ini telah membawa perubahan nyata. Terutama dalam hal pengenalan budaya dan peningkatan kesejahteraan warga.
Peningkatan Ekonomi Melalui Kerajinan Tangan
Kehadiran PT Timah telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat adat. Produk kerajinan tangan yang semula hanya untuk kebutuhan pribadi kini memiliki nilai jual tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Asih Harmoko, yang melihat perubahan signifikan.
Masyarakat adat Gebong Memarong secara rutin menerima pelatihan dari PT Timah. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam penjualan produk. Fokus utamanya adalah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Meskipun demikian, ada tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kerajinan tangan. Permintaan pasar yang tinggi, seperti pesanan satu kontainer dari Jepang, belum dapat dipenuhi. Kendala utama adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) terlatih yang memadai.
Asih Harmoko menekankan pentingnya penambahan SDM terampil. Ia juga berharap adanya standar pengerjaan untuk menjaga kualitas produk. Hal ini krusial agar hasil kerajinan tangan memiliki konsistensi yang baik.
Gebong Memarong: Destinasi Wisata Budaya Unggulan
Selain dukungan ekonomi, PT Timah juga aktif dalam pengembangan pariwisata. Masyarakat setempat dilatih menjadi pemandu wisata profesional. Mereka siap menyambut wisatawan lokal, nasional, hingga internasional.
Kampung Adat Gebong Memarong kini menjadi magnet bagi pengunjung. Setiap bulan, rata-rata 2.000 kunjungan wisata tercatat di lokasi ini. Kunjungan tersebut meliputi edukasi bagi pelajar dan wisatawan umum.
Puncak kunjungan terjadi saat perayaan ritual adat Nujuh Jerami. Upacara ini merupakan wujud syukur masyarakat adat atas keberhasilan panen. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin merasakan langsung budaya lokal.
Asih Harmoko berharap adanya lebih banyak pelatihan dan pembinaan. Fokus ke depan adalah pada ketahanan pangan bagi masyarakat adat. Ini menunjukkan visi holistik untuk kemajuan komunitas.
Sumber: AntaraNews