Pemkab Mimika Gencarkan Promosi Festival Budaya Lokal untuk Masuk Kharisma Event Nusantara

Pemerintah Kabupaten Mimika berupaya keras agar Festival Budaya Mimika dan event lokal lainnya dapat terdaftar dalam program Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf untuk promosi lebih luas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Mimika Gencarkan Promosi Festival Budaya Lokal untuk Masuk Kharisma Event Nusantara
Pemerintah Kabupaten Mimika berupaya keras agar Festival Budaya Mimika dan event lokal lainnya dapat terdaftar dalam program Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf untuk promosi lebih luas. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, sedang gencar mendorong berbagai festival budaya lokal agar dapat terintegrasi ke dalam program Kharisma Event Nusantara (KEN).

Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

Langkah ini diambil guna mengangkat nilai-nilai budaya serta kearifan lokal yang kaya di Mimika, sekaligus menarik perhatian lebih banyak wisatawan ke wilayah tersebut.

Upaya Mimika Mengangkat Budaya Lokal ke Tingkat Nasional

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melestarikan budaya asli Suku Amungme dan Kamoro, dua suku utama di Kabupaten Mimika. Berbagai festival telah diselenggarakan sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut.

Beberapa event budaya yang telah sukses digelar antara lain Festival Budaya Nusantara, Festival Pentas Seni Budaya Amungme dan Kamoro, serta Lomba Dayung Tradisional. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk menonjolkan kekayaan budaya Mimika.

Lomba Dayung Tradisional, yang baru-baru ini diadakan, dianggap sebagai langkah awal yang menjanjikan menuju festival berskala lebih besar di masa mendatang. Pemerintah daerah bertekad untuk mengemas event ini dengan lebih baik.

"Tahun ini kita uji coba, tahun depan kita akan mengemasnya dengan baik, waktu serta tanggalnya kita tentukan," ujar Bupati Johannes Rettob. "Kita perjuangkan untuk menjadi satu event tetap bekerja sama dengan Kemenparekraf agar masuk dalam Kharisma Event Nusantara."

Rincian Kegiatan Lomba Dayung dan Pentas Seni Budaya Mimika

Kegiatan Lomba Dayung Tradisional Mimika yang baru saja diselenggarakan bertempat di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Pomako, Distrik Mimika Timur. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Sabtu hingga Senin (24/11).

Lomba dayung ini menarik partisipasi dari 21 tim, dengan total 210 peserta yang berasal dari berbagai kampung pesisir Mimika. Antusiasme masyarakat menunjukkan potensi besar event ini untuk menjadi daya tarik utama.

Selain lomba dayung, pentas seni budaya juga menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Kegiatan ini digelar selama 12 hari, berakhir pada tanggal 3 Desember 2025, menampilkan beragam sanggar seni lokal.

Pentas seni budaya menghadirkan berbagai pertunjukan, mulai dari sanggar tari sekolah, sanggar musik lokal, sanggar kerajinan tradisional, hingga kuliner khas daerah. Total 195 orang terlibat sebagai peserta dalam pentas seni ini.

Seluruh penyelenggaraan kegiatan lomba dayung tradisional dan pentas seni budaya ini dikoordinir secara apik oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Mimika, menunjukkan sinergi antarlembaga dalam melestarikan budaya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi