Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Pertalite Mimika, Antisipasi Dampak Sanksi SPBU

PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan Pasokan Pertalite Mimika dengan menambah distribusi ke tiga SPBU lain setelah satu SPBU dikenai sanksi, menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Pertalite Mimika, Antisipasi Dampak Sanksi SPBU
PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan Pasokan Pertalite Mimika dengan menambah distribusi ke tiga SPBU lain setelah satu SPBU dikenai sanksi, menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku telah mengambil langkah cepat untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Penambahan pasokan ini dilakukan pada Minggu, 19 Juli, ke tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi secara normal. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan energi serta memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut secara optimal.

Keputusan penting tersebut diambil menyusul adanya satu SPBU di Mimika yang sementara waktu tidak dapat melayani penyaluran Pertalite karena dikenai sanksi tegas. Dengan penambahan pasokan ke SPBU lainnya, Pertamina berupaya keras mengantisipasi potensi kekurangan BBM yang mungkin timbul. Hal ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan berarti.

Ispiani Abas, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, menjelaskan bahwa penambahan pasokan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan. Tujuannya adalah untuk menjamin distribusi BBM yang lancar dan merata di tengah penyesuaian operasional yang terjadi. Pertamina berkomitmen penuh dalam menjaga pelayanan terbaik serta ketersediaan produk bagi seluruh konsumen.

Penyesuaian Distribusi dan Komitmen Pertamina

Pertamina Patra Niaga terus berupaya keras untuk menjamin ketersediaan BBM dengan melakukan distribusi secara berkelanjutan sesuai kebutuhan aktual. Tiga SPBU lainnya di Timika, yang berjarak sekitar lima kilometer dari SPBU yang dikenai sanksi, menerima pasokan tambahan yang signifikan. Ini merupakan langkah proaktif yang diambil Pertamina untuk memastikan bahwa masyarakat tetap mudah mengakses Pertalite tanpa kesulitan.

Kondisi sanksi terhadap satu SPBU secara alami menyebabkan sebagian konsumen beralih membeli Pertalite ke SPBU terdekat yang masih beroperasi. Oleh karena itu, penambahan pasokan ini diharapkan dapat secara efektif memperlancar layanan penjualan BBM bagi masyarakat terdampak. Langkah ini menunjukkan respons cepat dan adaptif Pertamina terhadap dinamika kebutuhan energi di lapangan.

Ispiani Abas lebih lanjut menegaskan bahwa sanksi yang diberikan kepada SPBU tersebut merupakan bagian integral dari komitmen Pertamina yang tidak bisa ditawar. Komitmen ini bertujuan untuk menindak tegas SPBU yang terbukti tidak patuh dengan aturan penyaluran BBM bersubsidi yang telah ditetapkan. Langkah tegas ini diambil demi menjaga integritas, keadilan, dan transparansi dalam proses distribusi energi bersubsidi kepada masyarakat yang berhak.

Menjamin Ketersediaan dan Layanan Publik

Masyarakat di Kabupaten Mimika diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan yang wajar, tanpa perlu melakukan pembelian berlebihan. Pertamina akan terus menjaga agar stok Pertalite tetap tersedia dalam jumlah yang memadai di setiap SPBU yang sedang beroperasi di Mimika. Ketersediaan pasokan yang stabil dan berkelanjutan menjadi prioritas utama bagi perusahaan dalam melayani publik.

Upaya menjaga stok Pertalite ini merupakan bagian dari tanggung jawab besar Pertamina sebagai penyedia energi nasional yang vital. Perusahaan memastikan bahwa setiap SPBU memiliki stok yang cukup untuk melayani seluruh permintaan masyarakat secara efisien. Hal ini krusial untuk menghindari antrean panjang, potensi kelangkaan, dan ketidaknyamanan bagi para pengguna kendaraan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan mengenai produk dan layanan Pertamina, dapat dengan mudah menghubungi Customer Solution. Saluran komunikasi ini tersedia secara luas melalui nomor telepon 135. Pertamina selalu siap memberikan bantuan, menjawab pertanyaan, serta menampung masukan dari konsumen demi peningkatan layanan yang berkesinambungan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi