Sefas Group menjadi sorotan setelah sepakat mengakuisisi 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Langkah ini menandai perluasan bisnis perusahaan yang selama ini dikenal sebagai distributor pelumas Shell di Tanah Air.
Perusahaan asal Indonesia itu bukan pemain baru. Sejak berdiri pada 1997, Sefas mengembangkan operasionalnya lintas daerah dan sektor industri dalam hampir tiga dekade terakhir.
Menurut laman resmi perusahaan, Rabu (19/8/2026), Sefas kini menjalankan jaringan layanan dan distribusi yang membentang di berbagai wilayah, didukung lebih dari 20 kantor dan gudang untuk melayani pelanggan dari pertambangan hingga konstruksi dan alat berat.
Advertisement
Dari Balikpapan, Jejak Sefas Sejak 1997
Sefas Group berawal dari PT Sefas Pelindotama yang didirikan oleh dua pengusaha Indonesia, Herman Soegeng dan Ricky Roesly. Sejak awal, Sefas Pelindotama bergerak sebagai distributor resmi pelumas Shell di Indonesia dengan fokus melayani kebutuhan sektor pertambangan serta berbagai industri terkait.
Bisnis tersebut berkembang dari Kota Balikpapan ke beragam kawasan industri dan pertambangan di Kalimantan. Ekspansi dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan pelumas dan layanan terkait di wilayah-wilayah tersebut.
Untuk menopang operasional, Sefas membangun jaringan gudang dan kantor cabang di Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Berau, dan Tarakan. Perusahaan juga memiliki gudang pendukung di Surabaya serta kantor pusat di Jakarta.
Advertisement
Filosofi Nama dan Komitmen Etika Perusahaan
Nama Sefas memiliki filosofi tersendiri. Berasal dari bahasa Yunani, kata “cephas” berarti “batu”. Makna ini menjadi pijakan nilai bagi perusahaan dalam menjalankan bisnis.
Sefas menyatakan dirinya dibangun di atas nilai-nilai etika yang kuat, yang diterapkan dalam sistem manajemen dan kegiatan operasional sehari-hari. Nilai tersebut menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan bisnis.
Sejak didirikan pada 1997, Sefas menyebut dirinya sebagai perintis di bidang yang digelutinya. Melalui pengembangan dan pertumbuhan berkelanjutan, perusahaan berkomitmen menciptakan kemajuan sekaligus berkontribusi pada perekonomian dan aspek sosial bagi komunitas lokal serta bangsa Indonesia.
Advertisement
Jaringan Layanan Meluas dan Portofolio Pelanggan
Dalam perjalanannya, Sefas tidak hanya mengandalkan distribusi pelumas. Perusahaan juga memperluas jaringan layanan dan distribusi untuk menjangkau pelanggan serta mitra di berbagai daerah.
Saat ini, Sefas didukung lebih dari 20 kantor dan gudang di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan tersebut menjadi modal untuk menyediakan layanan distribusi sekaligus solusi bagi pelanggan dan mitra.
Perusahaan menyatakan akan terus memperluas jaringan layanan distribusi yang dapat diandalkan serta memberikan nilai tambah. Portofolio pelanggannya mencakup sektor pertambangan, konstruksi, hingga alat berat. Selain produk, Sefas menawarkan rangkaian layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Pengalaman panjang ini menjadi bekal saat memasuki sektor ritel energi.
Advertisement
Akuisisi SPBU Shell dan Ambisi Ritel Energi Sefas Group
Sefas Group menyepakati akuisisi bisnis SPBU Shell di Indonesia sebagai bagian dari ekspansi ke ritel energi. Kesepakatan ini disebut sebagai kelanjutan hubungan bisnis yang telah terjalin lama antara Sefas dan Shell.
"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, Sefas bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," ujar Ricky Roesli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
"Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling tepercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang," jelas dia.
Proses akuisisi tersebut tetap tunduk pada persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya. Penyelesaian transaksi diperkirakan berlangsung pada tahun ini.