Superbank Perluas Akses Pinjaman Atur Sendiri, Kini Tersedia di Aplikasi Grab
Superbank memperluas jangkauan Pinjaman Atur Sendiri (PAS) dengan mengintegrasikannya langsung ke aplikasi Grab, memudahkan jutaan pengguna dan mitra terpilih mengakses layanan pembiayaan digital yang aman dan transparan.
PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) telah memperluas kolaborasinya dalam ekosistem Grab, menghadirkan akses pengajuan Pinjaman Atur Sendiri (PAS) langsung melalui aplikasi Grab. Integrasi ini memungkinkan jutaan pengguna dan mitra Grab terpilih untuk membuka rekening dan mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah. Langkah strategis ini diumumkan di Jakarta pada Jumat, 30 Januari, menandai upaya berkelanjutan Superbank dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Perluasan akses PAS ini bertujuan untuk menyediakan layanan perbankan yang semakin relevan dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Fokus utamanya adalah segmen yang selama ini masih kurang terlayani atau underbanked, memberikan mereka kesempatan untuk mendapatkan pembiayaan yang bertanggung jawab. Superbank ingin memastikan bahwa proses pengajuan pinjaman tetap berjalan secara aman, transparan, dan prudent sesuai prinsip kehati-hatian perbankan.
Melalui fitur baru ini, pengguna terpilih dapat memulai proses pengajuan pinjaman secara lebih mudah dan cepat langsung dari aplikasi Grab yang mereka gunakan sehari-hari. Pendekatan ini memperkuat konsep embedded finance dalam ekosistem Grab, sekaligus menjamin seluruh proses pembiayaan mematuhi ketentuan perbankan yang berlaku.
Memudahkan Akses Pembiayaan Digital yang Bertanggung Jawab
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menjelaskan bahwa perluasan akses Pinjaman Atur Sendiri melalui Grab merupakan upaya konkret untuk menghadirkan layanan perbankan yang relevan. "Perluasan akses pengajuan PAS melalui Grab sebagai upaya untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin relevan dan mudah dijangkau oleh lebih banyak masyarakat, termasuk segmen yang selama ini masih underbanked," ujarnya dalam keterangan resminya. Inisiatif ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak individu yang membutuhkan solusi pembiayaan.
Kolaborasi dalam ekosistem Grab ini juga bertujuan untuk membuka akses pembiayaan bank yang bertanggung jawab. Tigor menambahkan, "Melalui kolaborasi ekosistem, perusahaan ingin membuka akses pembiayaan bank yang bertanggung jawab dengan proses lebih cepat di aplikasi Grab, sekaligus memastikan seluruh proses tetap berjalan secara aman, transparan dan prudent sesuai prinsip kehati-hatian perbankan." Hal ini menunjukkan komitmen Superbank terhadap praktik perbankan yang etis dan aman.
Pinjaman Atur Sendiri (PAS) sendiri merupakan produk pinjaman digital tanpa agunan yang dirancang untuk memberikan fleksibilitas tinggi bagi nasabah. Produk ini memungkinkan nasabah untuk mengelola kebutuhan pembiayaan mereka dengan lebih leluasa. Dengan integrasi ini, pengguna Grab kini memiliki opsi pembiayaan yang praktis dan dapat diandalkan langsung dari genggaman.
Sinergi Ekosistem Grab untuk Inklusi Keuangan
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa integrasi pengajuan PAS di aplikasi Grab adalah bagian dari upaya menghadirkan layanan relevan bagi pengguna dalam satu ekosistem terpadu. Kolaborasi ini mencerminkan visi bersama untuk memenuhi kebutuhan finansial pengguna secara lebih komprehensif.
Neneng Goenadi juga menekankan pentingnya keamanan dan transparansi dalam layanan pembiayaan ini. "Melalui kolaborasi dengan Superbank sebagai bank berizin dan diawasi OJK dan BI, kami ingin membantu pengguna terpilih mengakses solusi pembiayaan yang lebih aman, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus mendukung kebutuhan finansial mereka secara lebih mudah dan terpercaya," katanya. Pengawasan dari OJK dan BI memberikan jaminan kepercayaan bagi para pengguna.
Sinergi antara Superbank dan Grab ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan perbankan digital. Ini juga menjadi contoh bagaimana teknologi dan kolaborasi ekosistem dapat mendorong inklusi keuangan. Dengan menyediakan akses mudah ke Pinjaman Atur Sendiri, kedua perusahaan berkontribusi pada pemberdayaan finansial masyarakat Indonesia yang lebih luas.
Sumber: AntaraNews