RUPSLB Telkom 24 April 2026 Batal Digelar, Ini Penjelasan Singkatnya
Ia menjelaskan bahwa dengan adanya pembatalan ini, maka seluruh pengumuman rapat yang telah disampaikan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi membatalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 pukul 14.00 WIB.
Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Rabu (15/4), SVP Corporate Secretary Telkom, Jati Widagdo, menyebutkan bahwa RUPSLB semula akan digelar secara daring (online). Adapun daftar pemegang saham yang berhak hadir dalam rapat telah ditetapkan pada 1 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa dengan adanya pembatalan ini, maka seluruh pengumuman rapat yang telah disampaikan sebelumnya dinyatakan tidak berlaku. Pengumuman awal tersebut sebelumnya telah dipublikasikan melalui berbagai kanal resmi.
Bursa Efek Indonesia
Beberapa kanal yang dimaksud antara lain situs web penyedia e-RUPS, situs pelaporan elektronik Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta situs resmi perseroan. Pengumuman tersebut awalnya dirilis pada 18 Maret 2026.
Lebih lanjut, perseroan menegaskan akan kembali mengumumkan jadwal pelaksanaan RUPSLB pada kesempatan berikutnya. Namun hingga saat ini, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai alasan pembatalan maupun waktu pengganti pelaksanaan rapat tersebut.
"Perseroan akan mengumumkan kembali jadwal pelaksanaan Rapat pada kesempatan berikutnya. Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih," kata dia.
Telkom Jalin Kolaborasi dengan Media Dorong Inovasi AI dan Talenta Digital
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari percepatan transformasi digital di Indonesia. Langkah ini diwujudkan lewat program "Data Unboxed @Campus" yang bertajuk “Strengthening Indonesia’s AI Ecosystem: From Campus Innovation to National Impact” di Universitas Udayana, Bali, Jumat (10/4).
Berkolaborasi dengan Katadata Indonesia, forum ini menghadirkan diskusi interaktif antara mahasiswa dengan praktisi industri untuk mengeksplorasi inovasi AI dan pengembangan talenta digital secara kolaboratif.
Sebagai bagian dari inisiatif strategis Telkom, forum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem digital nasional melalui pendekatan end-to-end, mulai dari pengembangan talenta hingga implementasi AI di berbagai sektor. Sebagai enabler transformasi digital, Telkom berupaya meningkatkan daya saing bangsa lewat teknologi.
VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko menyoroti pentingnya teknologi. Menurutnya, AI sebagai kunci daya saing bangsa di era digital. “AI bukan lagi masa depan, tapi enabler utama saat ini,” tegas Andri. Ia pun mengajak pihak akademisi dan industri untuk bersinergi, menjadikan kampus sebagai titik awal inovasi dan talenta, sementara industri berperan mempercepat implementasi solusinya di tengah masyarakat.