Ribuan Wisatawan Malaysia Ramaikan Libur Nataru, Pilih Whoosh Jelajahi Destinasi Jawa Barat
Kereta Cepat Whoosh menjadi primadona bagi ribuan wisatawan Malaysia yang berlibur Nataru 2025/2026, membuktikan perannya sebagai daya tarik wisata utama di Jawa Barat.
PT KCIC mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan Malaysia yang menggunakan kereta cepat Whoosh selama momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Setiap harinya, sekitar 750 hingga 1.000 wisatawan dari Negeri Jiran ini memanfaatkan Whoosh untuk perjalanan wisata. Mereka melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan berbagai destinasi menarik di Jawa Barat.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa Whoosh tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi. Kereta cepat ini telah menjelma menjadi bagian integral dari pengalaman wisata yang sangat diminati oleh turis mancanegara saat berkunjung ke Indonesia. Minat tinggi ini menunjukkan potensi besar Whoosh dalam mendukung sektor pariwisata nasional.
Para wisatawan Malaysia ini secara khusus memanfaatkan libur akhir tahun untuk menjelajahi keindahan Bandung serta berbagai destinasi alam. Tempat-tempat seperti Lembang dan Ciwidey menjadi pilihan favorit mereka. Fenomena ini menegaskan posisi Whoosh sebagai jembatan penting yang menghubungkan wisatawan dengan kekayaan pariwisata Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Whoosh Jadi Magnet Wisata Internasional, Dominasi Turis Malaysia
Layanan Kereta Cepat Whoosh selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menunjukkan daya tarik yang kuat tidak hanya bagi penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara. KCIC mencatat total 13 ribu penumpang internasional telah menggunakan Whoosh pada periode ini. Angka ini menegaskan popularitas Whoosh di kancah global.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 53 persen atau sekitar 7 ribu penumpang merupakan wisatawan asal Malaysia. Data ini tercatat sejak tanggal 18 Desember 2025, menunjukkan dominasi yang signifikan dari turis Malaysia. Minat tinggi dari wisatawan Malaysia ini berkontribusi besar terhadap peningkatan volume penumpang Whoosh secara keseluruhan.
Secara kumulatif, sejak Whoosh mulai beroperasi pada tahun 2023 hingga 2025, jumlah penumpang asal Malaysia telah mencapai sekitar 294 ribu orang. Angka ini merupakan bagian dari total 394 ribu penumpang internasional yang telah merasakan pengalaman naik kereta cepat ini. Pencapaian ini membuktikan bahwa Whoosh berhasil menarik perhatian pasar wisata internasional.
Eva Chairunisa menyoroti bagaimana wisatawan Malaysia memanfaatkan Whoosh untuk menjelajahi berbagai destinasi. "Wisatawan Malaysia memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata di Bandung, serta mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam di Jawa Barat seperti Lembang, Ciwidey dan berbagai destinasi lainnya," ujar Eva. Hal ini menunjukkan Whoosh sebagai sarana penting untuk eksplorasi wisata.
Peningkatan Penumpang Whoosh dan Imbauan KCIC
Sejalan dengan tingginya minat masyarakat selama masa libur akhir tahun, KCIC juga mencatat peningkatan volume penumpang secara keseluruhan. Pada Minggu (28/12), hingga siang hari, tiket yang telah terjual telah menembus angka 16 ribu. Diperkirakan total penumpang akan mencapai sekitar 23 ribu hingga operasional kereta terakhir.
Secara kumulatif, selama masa Angkutan Nataru, total tiket Whoosh yang telah terjual mencapai sekitar 225 ribu. Rata-rata volume penumpang harian berada di kisaran 22 hingga 24 ribu penumpang per hari. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sekitar 20–30 persen dibandingkan hari biasa yang umumnya berada di kisaran 16 hingga 18 ribu penumpang per hari.
Dengan lonjakan jumlah penumpang ini, KCIC mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Penting untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh atau laman resmi ticket.kcic.co.id.
"KCIC mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh maupun laman resmi ticket.kcic.co.id guna memastikan ketersediaan tempat duduk sebelum tiba di stasiun, sehingga perjalanan selama libur Nataru dapat berlangsung aman dan nyaman," kata Eva. Imbauan ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan perjalanan selama periode libur Nataru.
Sumber: AntaraNews