Transportasi Modern
-
Ekonomi •KAI Hadirkan Rangkaian New Generation di KA Bangunkarta dan Singasari, Tingkatkan Kenyamanan PenumpangPT KAI Daop 7 Madiun memperkenalkan rangkaian KAI New Generation untuk KA Bangunkarta dan Singasari mulai 15 April 2026, menjanjikan pengalaman perjalanan yang lebih modern dan nyaman bagi pelanggan.
-
Ekonomi •Pemkot Banjarmasin Luncurkan Angkutan Umum Buy The Service: Era Baru Transportasi Publik ModernPemerintah Kota Banjarmasin meluncurkan Angkutan Umum Buy The Service (BTS) Trans Banjarmasin, menandai babak baru transportasi publik yang nyaman dan terintegrasi bagi masyarakat.
-
News •Kolaborasi Pendopo KAI: 'Heritage on the Move' Satukan Mobilitas Modern dan Budaya di Stasiun GambirKolaborasi Pendopo KAI hadirkan 'Heritage on the Move' di Stasiun Gambir, menyatukan mobilitas modern dengan warisan budaya leluhur. Program ini menampilkan produk lokal terkurasi untuk pengalaman berkesan.
-
Ekonomi •Ribuan Wisatawan Malaysia Ramaikan Libur Nataru, Pilih Whoosh Jelajahi Destinasi Jawa BaratKereta Cepat Whoosh menjadi primadona bagi ribuan wisatawan Malaysia yang berlibur Nataru 2025/2026, membuktikan perannya sebagai daya tarik wisata utama di Jawa Barat.
-
Ekonomi •Danantara dan Pemerintah Berbagi Peran dalam Penanganan Utang Whoosh Secara TerukurDanantara bersama pemerintah bersinergi menangani utang Kereta Cepat Whoosh secara terukur, memastikan keberlanjutan layanan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
-
News •Tahukah Anda? RI Terus Kembangkan Kereta Api Meski Utang Whoosh Capai Rp 116 TriliunMeskipun proyek Kereta Cepat Whoosh menghadapi isu utang Rp 116 triliun, pemerintah Indonesia berkomitmen melanjutkan pengembangan infrastruktur kereta api. Bagaimana strategi penyelesaian utang ini dan dampaknya?
-
Ekonomi •Misteri Rp2 Triliun Bunga Tahunan: Mengurai Beban Utang Whoosh, Kereta Cepat Kebanggaan IndonesiaProyek kereta cepat Whoosh dihadapkan pada tantangan besar Beban Utang Whoosh yang mencapai triliunan rupiah. Bisakah kebanggaan transportasi modern ini lepas dari jeratan finansial tanpa membebani APBN?