Prediksi Lonjakan Penumpang Terminal Arjosari Jelang Tahun Baru 2026, Capai 8.000 Orang
Terminal Arjosari Malang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang signifikan hingga 8.000 orang menjelang Tahun Baru 2026, didorong oleh daya tarik wisata Malang Raya dan libur panjang.
Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Terminal Tipe A Arjosari Kota Malang, Jawa Timur, bersiap menghadapi prediksi lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Pengelola terminal memperkirakan sekitar 8.000 orang akan memadati fasilitas transportasi ini pada momen libur akhir tahun, khususnya pada Rabu, 31 Desember. Angka ini menunjukkan peningkatan substansial dibandingkan dengan jumlah penumpang pada periode yang sama di tahun sebelumnya.
Kepadatan penumpang ini tidak lepas dari daya tarik wilayah Malang Raya sebagai destinasi wisata favorit masyarakat saat libur panjang. Beragam pilihan destinasi pariwisata di Malang Raya menjadi magnet kuat bagi wisatawan, sehingga banyak yang memilih untuk berkunjung menggunakan transportasi umum.
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan ini, manajemen Terminal Arjosari telah menyiapkan berbagai upaya. Langkah-langkah tersebut meliputi penambahan posko informasi, pengawasan ketat melalui CCTV, serta penugasan petugas selama 24 jam.
Prediksi Kepadatan dan Perbandingan Tahun Lalu
Kepala Terminal Tipe A Arjosari Malang, Mega Perwira Donowati, mengungkapkan bahwa prediksi lonjakan penumpang menjelang Tahun Baru 2026 dapat mencapai 8.000 orang. "(Perkiraan) bisa 8.000 penumpang (saat libur Tahun Baru 2026). Sedangkan tahun kemarin 6.000an penumpang," ujarnya di Kota Malang, Minggu (28/12).
Prediksi lonjakan penumpang Terminal Arjosari ini diperkuat oleh data peningkatan jumlah penumpang yang terjadi saat momen libur Natal 2025. Pada H-3 hingga H-1 Hari Raya Natal, terminal mencatat lonjakan penumpang sebesar 60-70 persen.
Puncak kepadatan pada periode Natal terjadi pada H-1 Hari Raya Natal atau 24 Desember 2025, dengan lebih dari 7.000 orang tercatat menggunakan layanan terminal. Angka ini jauh melampaui jumlah penumpang pada hari biasa yang berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang per hari.
Malang Raya Tujuan Favorit dan Peran Transportasi
Malang Raya secara konsisten menjadi salah satu tujuan utama wisatawan saat musim liburan panjang tiba. Kehadiran berbagai destinasi wisata, mulai dari pegunungan hingga pantai, menjadikan wilayah ini sangat diminati oleh masyarakat dari berbagai daerah.
Dukungan infrastruktur transportasi juga turut berperan dalam menarik minat pengunjung. Beroperasinya Bus TransJatim yang menjangkau hingga ke Kota Batu, Jawa Timur, diyakini akan semakin mempermudah akses dan mendorong lebih banyak masyarakat untuk berwisata ke Malang Raya.
Mega Perwira Donowati menambahkan bahwa pada akhir pekan di luar masa liburan, jumlah penumpang Terminal Arjosari biasanya mencapai 4.500 hingga 5.000 orang. Sementara itu, pada hari kerja biasa, angka tersebut berada di kisaran 3.000 orang per hari.
Upaya Antisipasi dan Peningkatan Layanan Terminal
Menyikapi potensi kepadatan penumpang yang akan terjadi, manajemen Terminal Arjosari telah menyusun serangkaian strategi untuk memastikan pelayanan optimal. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan para penumpang selama periode libur akhir tahun.
Pihak terminal tidak hanya menyediakan dua posko informasi yang siap melayani kebutuhan penumpang di area terminal. Pengawasan juga diperkuat melalui optimalisasi sistem CCTV yang beroperasi 24 jam penuh, didukung oleh penugasan petugas secara bergantian.
Selain itu, koordinasi intensif telah dilakukan dengan setiap perusahaan otobus (PO) baik AKDP maupun AKAP untuk penambahan jumlah armada. Saat ini, total bus yang beroperasi di Terminal Arjosari mencapai 500 unit per hari, meningkat 200 unit dibandingkan masa normal.
Mega Perwira Donowati juga menegaskan bahwa penumpang tetap akan naik dan turun di dalam terminal untuk menjaga ketertiban. "Penumpang tetap naik dan turun di dalam terminal. Terus ketika ada penundaan keberangkatan kami koordinasikan melalui grup WhatsApp yang di dalamnya ada pengurus PO," jelasnya, menunjukkan komitmen dalam komunikasi dan pelayanan.
Sumber: AntaraNews