PO SAN Siapkan 56 Armada Bus Baru untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026 dan Tingkatkan Keselamatan
PO SAN siap mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026 dengan 56 unit bus, termasuk armada baru, serta mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara di tengah tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
Perusahaan Otobus (PO) SAN mengumumkan kesiapan armada untuk menghadapi periode Mudik Lebaran 2026. Sebanyak 56 unit bus telah disiapkan untuk melayani rute di Sumatra dan Jawa, memastikan kelancaran transportasi masyarakat. Persiapan ini mencakup penambahan unit bus baru untuk meningkatkan kapasitas layanan.
Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan, menjelaskan bahwa enam unit bus baru akan melayani rute Bengkulu-Solo-Ponorogo via Tasikmalaya dan Semarang. Armada ini menawarkan pelayanan kelas bisnis, memberikan pilihan lebih nyaman bagi para pemudik. PO SAN berkomitmen penuh untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Selain kesiapan armada, PO SAN juga fokus pada aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan jauh lintas provinsi. Langkah antisipasi cuaca ekstrem serta memastikan kru dalam kondisi prima menjadi prioritas utama. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Kesiapan Armada dan Rute Baru PO SAN untuk Mudik Lebaran 2026
PO SAN telah menyiapkan total 56 unit kendaraan untuk melayani angkutan Ramadhan dan Lebaran 2026. Kesiapan ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi selama periode mudik mendatang. Penambahan armada menjadi strategi utama dalam meningkatkan kapasitas layanan.
Enam unit bus baru telah disiapkan untuk memperkuat layanan, khususnya pada rute Bengkulu-Solo-Ponorogo via Tasikmalaya dan Semarang. Rute ini dirancang untuk menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan opsi perjalanan yang lebih fleksibel. Pelayanan kelas bisnis diharapkan mampu memenuhi ekspektasi penumpang.
Kurnia Lesani Adnan menegaskan bahwa seluruh armada dipastikan dalam kondisi laik jalan melalui pemeriksaan menyeluruh. Kru bus juga telah disiapkan secara optimal untuk melayani penumpang, termasuk selama periode sibuk Lebaran. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama PO SAN.
Perusahaan juga mengantisipasi potensi cuaca buruk selama periode mudik dengan mengingatkan kru untuk menjaga kesehatan dan mengutamakan keselamatan. Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen PO SAN dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman kepada masyarakat.
Edukasi Keselamatan Berkendara dan Data Kecelakaan Lalu Lintas
Selain fokus pada armada, PO SAN juga aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keamanan berkendara. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengedukasi generasi muda. Kesadaran berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab menjadi tujuan utama program ini.
Sebelumnya, PO SAN bekerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Jasa Raharja telah menyelenggarakan program peningkatan budaya aman berkendara. Program ini menyasar pelajar, menanamkan pentingnya keselamatan di jalan raya sejak dini. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan berlalu lintas yang baik.
Kurnia Lesani Adnan menekankan bahwa kesadaran berlalu lintas harus dimulai sejak dini, bukan hanya soal aturan tetapi juga moral dan kebiasaan. Penanaman nilai-nilai keselamatan ini dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pendidikan formal di sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan bersama.
Data dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menunjukkan bahwa keselamatan di jalan raya masih menjadi isu penting di Indonesia. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, tercatat 70.749 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 11.262 korban meninggal dunia. Perilaku tidak menjaga jarak aman antar kendaraan menjadi pemicu terbanyak kecelakaan.
Sumber: AntaraNews