Sorot
{{caption}}
Data Korban dan 4 Daerah Paling Terdampak Gempa Palu

{{caption}}
Kaca Rumah Dinas Diduga Ditembak, Wabup Deli Serdang Curiga Motif Intimidasi

{{caption}}
Viral Video Pertengkaran Penumpang Dilerai Petugas Bandara Soekarno Hatta

{{caption}}
Maling di Mojokerto Tepati Janji dalam Surat, Kembalikan Uang ke Pemilik Toko

{{caption}}
Kepala BPOM Beberkan Tantangan Pengawasan Program MBG

{{caption}}
Cerita Mahasiswa Tentang Pertemuan dengan Wapres Gibran

Topik Terkait
{{caption}}
Pemerintah Targetkan Ratifikasi IEU-CEPA Rampung Semester II 2026, Perkuat Ekonomi Indonesia-UE

Pemerintah Indonesia menargetkan Ratifikasi IEU-CEPA selesai pada semester kedua 2026, membuka jalan bagi penguatan hubungan ekonomi dan perdagangan strategis dengan Uni Eropa.

{{caption}}
FOTO: Ekspor Indonesia Kian Moncer, Eropa Buka Akses Lewat IEU-CEPA

Indonesia dan Uni Eropa akhirnya mencapai kesepakatan substansial dalam Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA)

{{caption}}
Menko Airlangga: Perjanjian Dagang Indonesia-Uni Eropa Akan Rampung September 2025

Menko Airlangga berharap perjanjian dagang ini dapat segera diratifikasi dan diimplementasikan.

{{caption}}
Makna Penting EU–Indonesia CEPA Terhadap Peluang Ekonomi UMKM

Secara pragmatis, situasi kerja sama Indonesia dengan Eropa tentu lebih menguntungkan.

{{caption}}
Surplus Dagang Meningkat, Indonesia Genjot Penyelesaian CEPA dengan Uni Eropa

Kerja sama CEPA akan membuka peluang bisnis yang lebih luas.

{{caption}}
Pemerintah Dorong Penyelesaian Isu Strategis Agar Perundingan IEU-CEPA Segera Selesai

Dalam IEU-CEPA, Airlangga menuturkan bahwa BUMN dipertimbangkan untuk diberikan akses yang bersifat komersial.

{{caption}}
Indonesia - Uni Eropa Teken Perjanjian IEU CEPA dan Berlaku Mulai 1 Januari 2027, Apa Manfaatnya?

Kesepakatan tersebut diyakini dapat memberikan manfaat konkret bagi Indonesia, khususnya dalam memperluas ekspor dan mengamankan akses pasar.

{{caption}}
IEU-CEPA Disepakati, Indonesia Bakal Banyak Teken Perjanjian Dagang Tahun Ini

Indonesia akan menandatangani perjanjian bilateral dengan Peru melalui skema Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA).

{{caption}}
IEU-CEPA Akhirnya Disepakati Setelah Negosiasi 10 Tahun, Pertamina Langsung Buka Peluang Kerja Sama dengan Eropa

Presiden Prabowo Subianto bersyukur perjanjian IEU-CEPA sukses terjalin, usai proses negosiasi yang alot selama 10 tahun.

{{caption}}
Indonesia Berpotensi Raih 18 Pengecualian Tarif AS, Dorong Daya Saing Ekspor Nasional

Indonesia berpeluang besar mendapatkan 18 pengecualian tarif AS, sebuah langkah strategis yang akan menstimulus ekonomi dan meningkatkan daya saing ekspor komoditas unggulan di pasar Amerika Serikat.

{{caption}}
Bulog Optimalkan Penyaluran Bantuan Pangan Usai Perpanjangan Tenggat Waktu

Perum Bulog memaksimalkan penyaluran bantuan pangan Bulog hingga Juni 2026, memastikan seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya setelah tenggat distribusi diperpanjang.

{{caption}}
Kemenko Perekonomian Bahas Akselerasi Infrastruktur Digital dan AI Genjot Pertumbuhan Ekonomi

Forum tersebut dihadiri 200 peserta dari kalangan regulator, pelaku industri, dan pembuat kebijakan untuk membahas percepatan pengembangan infrastruktur.

{{caption}}
ASEAN Targetkan Penandatanganan Perjanjian Ekonomi Digital DEFA pada November 2026

Negara-negara ASEAN berkomitmen kuat untuk meneken Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN (ASEAN DEFA) pada November 2026, menandai langkah besar menuju integrasi ekonomi digital regional yang komprehensif.

{{caption}}
Pemerintah Kaji Kenaikan Harga Minyakita di Tengah Melonjaknya Biaya CPO Global

Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan Kenaikan Harga Minyakita akibat meningkatnya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) global, meskipun pasokan diklaim aman dan tidak terkait kebijakan B50.

{{caption}}
Investasi Rp1,12 Triliun PT Hoi Fu Bangun Pabrik Kemasan di KEK Kendal, Serap 1.000 Tenaga Kerja

PT Hoi Fu Paper Packaging menanamkan investasi besar Rp1,12 triliun untuk membangun pabrik kemasan di KEK Kendal, diproyeksikan menyerap 1.000 tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi daerah.