Perseroda Sulsel Perkuat PAD Lewat Inovasi Bisnis Limbah B3 Medis dan Sektor Lainnya
PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) merambah bisnis pengangkutan limbah B3 medis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulsel, sekaligus berinovasi di sektor lain.
PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kini memperkuat inovasinya. Perusahaan ini telah resmi memasuki bisnis limbah B3 medis guna menghimpun pendapatan asli daerah (PAD) Sulawesi Selatan. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Perseroda dalam diversifikasi usaha demi kemajuan ekonomi daerah.
Direktur Utama Perseroda Sulsel, Asradi, menyatakan bahwa kerja sama dalam area bisnis transporter pengangkutan limbah B3 medis telah terjalin. Cakupan layanan ini tidak hanya terbatas di Sulawesi Selatan, tetapi juga meliputi seluruh wilayah Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap target PAD yang telah ditetapkan.
Pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis merupakan proses penting. Ini melibatkan pemindahan limbah dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti rumah sakit atau puskesmas ke lokasi pengolahan akhir. Karena sifatnya yang infeksius dan berbahaya, proses ini diatur sangat ketat oleh hukum untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penularan penyakit.
Inovasi Bisnis Pengangkutan Limbah B3 Medis
Pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis adalah tahapan krusial dalam pengelolaan limbah kesehatan. Proses ini dimulai dari fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas menuju tempat pengolahan akhir. Sifat limbah yang infeksius dan berbahaya menuntut penanganan khusus.
Regulasi ketat diberlakukan untuk pengangkutan limbah B3 medis guna mencegah pencemaran lingkungan. Selain itu, aturan ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko penularan penyakit kepada masyarakat. Kepatuhan terhadap standar operasional menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis limbah B3 medis ini.
Dalam menjalankan usaha terbarunya ini, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) tidak sendirian. Mereka berkolaborasi dengan mitra strategis, PT Satria Buana Cemerlang, untuk memastikan operasional berjalan optimal. Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan efisiensi.
Cakupan layanan pengangkutan limbah B3 medis yang ditawarkan Perseroda Sulsel sangat luas. Layanan ini tidak hanya melayani area Sulawesi Selatan, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Ekspansi ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadi pemain utama di sektor ini.
Diversifikasi Usaha dan Kontribusi PAD
Selain merambah bisnis limbah B3 medis, Perseroda Sulsel juga aktif melakukan inovasi di sektor lain. Perusahaan ini mengembangkan unit usaha di bidang pariwisata dan perikanan. Diversifikasi ini merupakan strategi untuk memperkuat pondasi ekonomi perusahaan.
Dari berbagai unit bisnis yang dikembangkan, Perseroda menunjukkan kinerja positif dalam kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada tahun 2023, Perseroda berhasil menyetorkan PAD sebesar Rp2 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi bisnis mereka.
Meskipun menghadapi sejumlah tantangan dan proses penyesuaian organisasi pada tahun 2024, setoran PAD tetap dapat direalisasikan. Perseroda berhasil menyumbangkan sebesar Rp368 juta pada tahun tersebut. Ini menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah dinamika bisnis.
Untuk masa depan, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) telah menetapkan target PAD yang ambisius. Pada tahun 2025, target penyetoran PAD ditetapkan sebesar Rp1,4 miliar. Selanjutnya, pada tahun 2026, target tersebut diharapkan dapat meningkat signifikan menjadi Rp2,4 miliar.
Sumber: AntaraNews