Pemkab Kediri Beri Benefit Menarik Dukung Penerbangan Bandara Dhoho, Tiket Wisata Gratis Menanti!
Pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan berbagai benefit, termasuk diskon hotel dan tiket wisata gratis, untuk mendukung kembali aktifnya penerbangan Bandara Dhoho Kediri. Jangan lewatkan penawaran menarik ini!
Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan operasional Bandara Dhoho Kediri. Berbagai insentif menarik disiapkan guna menarik minat penumpang dan mendongkrak sektor pariwisata serta ekonomi lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para pengguna jasa penerbangan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengumumkan bahwa penerbangan di Bandara Dhoho Kediri akan kembali aktif mulai 10 November 2025. Maskapai Super Air Jet akan melayani rute Kediri-Jakarta dengan harga tiket yang terjangkau. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi bandara baru tersebut.
Untuk memikat penumpang, Pemkab Kediri menawarkan benefit berupa diskon menginap di hotel dan tiket masuk gratis ke destinasi wisata unggulan. Penumpang cukup menunjukkan boarding pass Super Air Jet rute Jakarta-Kediri. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah penumpang, tetapi juga memperpanjang durasi kunjungan wisatawan di Kediri.
Insentif Menarik untuk Penumpang Bandara Dhoho
Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan serangkaian insentif menarik bagi penumpang yang menggunakan Bandara Dhoho. Setiap penumpang rute Jakarta-Kediri dengan menunjukkan boarding pass Super Air Jet akan mendapatkan tiket masuk gratis ke sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kediri. Ini adalah upaya konkret untuk menarik minat masyarakat pengguna moda transportasi udara.
Selain itu, Pemkab Kediri juga menjalin komunikasi erat dengan pelaku usaha perhotelan di wilayah tersebut. Para penumpang pesawat melalui Bandara Dhoho Kediri nantinya akan mendapatkan diskon menginap di hotel. Potongan harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 12 persen hingga 25 persen, tergantung kebijakan masing-masing hotel yang bekerja sama.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Kediri juga berkolaborasi dengan seluruh mitra UMKM lokal. Tujuannya adalah agar UMKM juga dapat memberikan diskon serupa kepada penumpang Bandara Dhoho. Dengan adanya berbagai diskon ini, diharapkan dapat menarik orang untuk lebih lama singgah dan berbelanja di Kediri, sehingga memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.
Bupati Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmennya dalam program ini. “Kami ingin penumpang yang turun di Kediri merasa mendapatkan nilai tambah,” ujarnya, menekankan bahwa benefit ini adalah bagian dari strategi pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal.
Rute dan Harga Tiket Penerbangan Super Air Jet
Maskapai Super Air Jet akan menjadi operator pertama yang kembali melayani rute penerbangan di Bandara Dhoho Kediri. Rute yang dibuka adalah Kediri-Jakarta atau sebaliknya, dengan jadwal penerbangan sebanyak tiga kali dalam sepekan. Hari-hari yang dipilih untuk penerbangan ini adalah Senin, Rabu, dan Jumat, memberikan fleksibilitas bagi para penumpang.
Jadwal penerbangan dari Jakarta (CGK) menuju Kediri (DHX) adalah pukul 10.20 WIB. Sementara itu, penerbangan dari Kediri (DHX) menuju Jakarta (CGK) dijadwalkan pada pukul 12.30 WIB. Penentuan jadwal ini telah mempertimbangkan kenyamanan penumpang dan efisiensi operasional penerbangan.
Harga tiket penerbangan melalui Bandara Dhoho Kediri juga sangat kompetitif. Tiket untuk rute dari Kediri ke Jakarta dibanderol hanya Rp737 ribu. Sebaliknya, untuk rute dari Jakarta ke Kediri, harga tiket adalah Rp850 ribu. “Harga tiket pesawat juga terbilang murah, dengan tambahan benefit boarding pass ini, harapannya masyarakat tidak ragu memilih untuk terbang ke Kediri,” kata Hanindhito.
Dampak Multiplier Effect Bandara Dhoho
Beroperasinya kembali Bandara Dhoho Kediri tidak hanya sekadar menyediakan moda transportasi udara, tetapi juga diyakini akan membawa dampak ekonomi yang signifikan. Bupati Hanindhito Himawan Pramana meyakini adanya kerja sama baik antara pemerintah dan badan usaha akan memperkuat konektivitas wilayah Jawa Timur bagian selatan.
Peningkatan konektivitas ini diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri dan daerah sekitarnya. Sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi diperkirakan akan mengalami peningkatan pesat. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Bandara Dhoho sebagai gerbang ekonomi baru.
“Beroperasinya Bandara Dhoho ini kita yakini akan memberikan multiplier effect, termasuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri dan daerah di sekitar wilis,” kata Hanindhito. Multiplier effect ini mencakup penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pengembangan infrastruktur pendukung di sekitar area bandara dan wilayah Kediri secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews