Siap Terbang Lagi! Bandara Dhoho Kediri Kembali Beroperasi 10 November, Super Air Jet Buka Rute Jakarta
Bandara Dhoho Kediri akan kembali beroperasi pada 10 November 2025 dengan Super Air Jet membuka rute Jakarta, siap menjadi katalis ekonomi dan konektivitas udara nasional.
Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur, bersiap kembali beroperasi penuh pada 10 November 2025. Maskapai Super Air Jet telah memastikan pembukaan rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju Kediri. Ini menandai babak baru bagi konektivitas udara di wilayah selatan Jawa Timur.
Senior Vice President PT Surya Dhoho Investama (SDhI), Okky Riana Hartadi, menyatakan optimisme. Ia berharap operasional kembali ini akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Pembukaan rute ini juga diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat.
Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, menjelaskan alasan strategis pembukaan rute ini. Kediri dinilai memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang sangat menjanjikan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan penerbangan nasional.
Super Air Jet: Rute Strategis dan Jadwal Penerbangan Bandara Dhoho Kediri
Super Air Jet akan melayani rute langsung Jakarta (Soekarno–Hatta Terminal 2E) – Kediri (Bandara Dhoho/DHX). Penerbangan perdana dijadwalkan bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November 2025. "Kami ingin menjadi bagian dari semangat Hari Pahlawan dengan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk terbang dan terhubung,” ujar Ari Azhari.
Rute Jakarta–Kediri ini akan beroperasi tiga kali dalam sepekan. Jadwal penerbangan jatuh pada setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang ingin bepergian.
Pesawat dengan nomor penerbangan IU-356 akan berangkat dari Jakarta pukul 10.20 WIB. Kemudian tiba di Bandara Dhoho Kediri pada pukul 11.50 WIB. Untuk rute sebaliknya, IU-357 lepas landas dari Kediri pukul 12.30 WIB dan mendarat di Jakarta pukul 14.00 WIB.
Seluruh penerbangan menggunakan armada Airbus A320-200 yang modern dan nyaman. Setiap penumpang juga akan mendapatkan fasilitas bagasi gratis seberat 10 kilogram. Ini menambah kenyamanan bagi para pelancong yang membawa barang bawaan.
Bandara Dhoho Kediri: Pintu Gerbang Baru Jawa Timur Selatan dan Konektivitas Lanjutan
Kehadiran Super Air Jet semakin mempertegas posisi Bandara Dhoho Kediri. Bandara ini berfungsi sebagai pintu gerbang udara baru bagi wilayah selatan Jawa Timur. Area cakupannya meliputi Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk.
Rute langsung Jakarta–Kediri menawarkan alternatif perjalanan yang lebih efisien. Penumpang dari Jakarta tidak perlu lagi transit di Surabaya untuk mencapai wilayah Kediri Raya. Ini menghemat waktu dan tenaga bagi banyak orang.
Dengan jaringan penerbangan Super Air Jet dan mitra strategisnya, penumpang dari Kediri dapat melanjutkan perjalanan. Mereka bisa terkoneksi ke lebih dari 30 kota tujuan domestik dan internasional. Destinasi internasional termasuk Penang, Kuala Lumpur, Singapura, Perth, serta Jeddah untuk penerbangan umrah.
Untuk rute domestik, konektivitas tersedia ke berbagai kota besar di Indonesia. Contohnya Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Pontianak, Balikpapan, Makassar, Manado, Sorong, hingga Jayapura. Ini membuka akses yang luas bagi warga Kediri Raya.
Dukungan Berbagai Pihak dan Sejarah Operasional Bandara Dhoho Kediri
Operasional kembali Bandara Dhoho Kediri mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut memberikan dukungan. Pemerintah Kabupaten dan Kota Kediri juga terlibat aktif dalam persiapan ini.
TNI AU Lanud Iswahyudi dan seluruh pemangku kebijakan terkait juga memberikan kontribusi. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan infrastruktur transportasi udara. "Diharapkan beroperasinya kembali penerbangan ini dapat menjadi katalis dalam menggerakkan perekonomian dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat di wilayah Kediri Raya dan sekitarnya,” kata Okky.
Sebelumnya, maskapai PT Citilink Indonesia juga pernah beroperasi di Bandara Dhoho Kediri. Namun, operasional sempat terhenti karena adanya proses maintenance. Penundaan ini berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.
Awalnya, maintenance diproyeksikan selesai hingga akhir Juli 2025. Namun, hingga Oktober 2025, Citilink belum kembali beroperasi di Bandara Kediri. Situasi ini membuat kehadiran Super Air Jet sangat dinantikan oleh masyarakat dan pelaku bisnis.
Sumber: AntaraNews