Pemkab Donggala Dorong Tambak Percontohan Jadi Pusat Teknologi Budi Daya Perikanan
Pemerintah Kabupaten Donggala serius mengembangkan tambak percontohan di Sojol menjadi pusat teknologi budi daya perikanan, meningkatkan produktivitas, dan kontribusi pendapatan daerah.
Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mendorong pembangunan tambak percontohan di Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, dapat menjadi pusat transformasi teknologi. Inisiatif ini bertujuan untuk pembudidaya di wilayah Sojol, Sojol Utara, hingga Dampelas. Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para pelaku usaha perikanan lokal.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyatakan bahwa tambak tersebut telah mengaplikasikan sistem polikultur udang dan bandeng, serta budi daya ikan nila. Keberadaan tambak ini sangat membantu efisiensi para pembudidaya lokal di wilayah tersebut. Penerapan teknologi ini menjadi contoh nyata bagi pengembangan perikanan di daerah.
Pihak Pemerintah Kabupaten Donggala segera memerintahkan Dinas Perikanan untuk melakukan penataan ulang tata letak kawasan tambak. Perubahan ini diharapkan bisa meningkatkan teknologi dari semi tradisional menjadi intensif. Tujuan utamanya adalah mendongkrak produktivitas sektor perikanan di Donggala secara signifikan.
Inovasi Budi Daya dan Efisiensi Produksi
Tambak percontohan di Desa Tonggolobibi seluas tiga hektare ini mengusung konsep polikultur yang inovatif. Sistem ini menggabungkan budi daya udang, bandeng, dan ikan nila secara terpadu. Pendekatan ini dirancang untuk memaksimalkan penggunaan lahan serta sumber daya air yang tersedia, menciptakan ekosistem budi daya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Bupati Vera Elena Laruni menekankan bahwa penerapan sistem polikultur ini bertujuan utama untuk meningkatkan efisiensi produksi. Pembudidaya lokal diharapkan dapat mengadopsi teknologi ini demi hasil yang lebih optimal dan berkualitas. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas produk perikanan di pasar.
Dinas Perikanan Donggala akan segera melakukan penataan ulang tata letak kawasan tambak percontohan tersebut. Perubahan ini krusial untuk mengoptimalkan teknologi budi daya yang diterapkan. Transformasi dari metode semi tradisional ke intensif diharapkan mampu mendongkrak produktivitas secara signifikan dan berkelanjutan.
Dukungan Infrastruktur dan Peningkatan SDM
Selain pengembangan tambak, Pemerintah Kabupaten Donggala juga membangun pabrik es dengan kapasitas produksi mencapai 300 balok es per hari. Fasilitas ini sangat vital bagi pelaku usaha perikanan di wilayah tersebut. Keberadaan pabrik es memastikan ikan tetap segar sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah, menjaga kualitas produk hingga ke tangan konsumen.
Bupati Vera Elena Laruni menegaskan bahwa tambak percontohan ini akan menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perikanan. Petugas perikanan akan memberikan pendampingan teknis secara rutin kepada para pembudidaya. Dengan demikian, pembudidaya tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kota Donggala untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan tenaga ahli khusus yang akan ditempatkan di tambak percontohan ini. Tenaga ahli tersebut akan memastikan tambak berfungsi sebagai tempat belajar yang efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya tambak dan pabrik es ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews