Momen Langka! Anak-anak 3T Sulut Tur KRI Sampari dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat BI
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Bank Indonesia tak hanya distribusi uang, tapi juga ajak anak-anak wilayah 3T Sulut tur KRI Sampari. Simak pengalaman unik mereka!
Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan rupiah di seluruh pelosok negeri melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB). Dalam misi terbarunya, Tim ERB Tahun 2025 BI bersama TNI Angkatan Laut menyambangi wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Sulawesi Utara.
Ekspedisi ini tidak hanya berfokus pada distribusi uang layak edar, tetapi juga membawa misi kebangsaan yang lebih luas. Salah satu momen paling berkesan adalah ketika tim mengajak anak-anak dari pulau-pulau terluar tersebut untuk merasakan pengalaman langka tur di kapal perang KRI Sampari-628 milik TNI AL.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 25 Agustus, ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian perjalanan tim menuju lima pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud. Inisiatif ini bertujuan memberikan wawasan baru serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda yang tinggal di perbatasan.
Pengalaman Tak Terlupakan di KRI Sampari-628
Ketua Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025, Raja Alfredo Siregar, mengungkapkan antusiasme luar biasa dari anak-anak di wilayah 3T Sulawesi Utara saat diajak berkeliling KRI Sampari-628. Pengalaman ini merupakan kesempatan emas bagi mereka yang jarang mendapatkan akses ke fasilitas militer seperti kapal perang.
Selama tur, tim ERB tidak hanya memperkenalkan bagian-bagian kapal, tetapi juga memberikan informasi edukatif tentang peran TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Anak-anak yang berasal dari Pulau Karakitang, Pulau Nusa, Pulau Marore, Pulau Kabaruang, dan Karatung, semuanya menunjukkan minat yang tinggi terhadap setiap penjelasan.
Alfredo Siregar menambahkan bahwa interaksi langsung dengan KRI Sampari-628 ini diharapkan dapat memupuk semangat nasionalisme dan memberikan inspirasi bagi masa depan anak-anak di pulau-pulau tersebut. Momen ini juga menjadi bukti nyata kehadiran negara di wilayah terpencil yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.
Misi Kebangsaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat
Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program strategis Bank Indonesia yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk memastikan ketersediaan dan kualitas uang rupiah di seluruh wilayah Indonesia. Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menegaskan pentingnya momentum ini sebagai penanda dimulainya misi kebangsaan.
Misi utama ekspedisi ini adalah mendistribusikan uang layak edar ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, termasuk pulau-pulau terdepan, terluar, dan terpencil. Hal ini krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan masyarakat di wilayah perbatasan memiliki akses terhadap uang yang bersih dan memadai.
Selain aspek distribusi uang, ERB juga membawa pesan kehadiran negara yang kuat. Joko Supratikto menyatakan bahwa melalui program ini, setiap wilayah di Indonesia, tidak terkecuali pulau-pulau terluar, dapat merasakan perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat. Ini adalah wujud nyata dari kedaulatan rupiah sebagai simbol negara.
Sinergi antara Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ekonomi nasional dan kedaulatan wilayah. Keberhasilan ekspedisi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi wilayah 3T di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews