Menteri PKP Maruarar Sirait Cabut Usulan Rumah Subsidi 14 Meter Persegi
Desain rumah berukuran 14 meter persegi menuai kritik luas, baik dari masyarakat umum maupun anggota parlemen, karena dianggap tidak layak huni.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mencabut usulan rumah subsidi berukuran kecil dengan luas bangunan 14 meter persegi. Keputusan ini disampaikan Maruarar dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (11/7), usai menerima berbagai kritik dan masukan dari publik serta anggota dewan.
"Saya sudah mendengar begitu banyak masukan, termasuk dari teman-teman anggota Komisi V DPR RI, maka saya sampaikan secara terbuka permohonan maaf dan saya cabut ide itu," ujar Maruarar.
Maruarar mengakui bahwa meski niat awalnya baik, gagasan tersebut perlu dikaji lebih dalam sebelum dilempar ke ruang publik.
"Tujuannya mungkin cukup baik, tapi kami juga mesti belajar bahwa ide-ide di ranah publik harus lebih matang, termasuk soal rumah subsidi yang diperkecil," tambahnya.
Respons terhadap Desain Rumah Subsidi 14 Meter Persegi
Sebelumnya, Kementerian PKP memamerkan contoh desain (mock-up) rumah subsidi tipe 1 kamar tidur dengan luas bangunan 14 meter persegi dan luas tanah 25 meter persegi di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta. Upaya tersebut dimaksudkan untuk menjaring respons masyarakat terkait kemungkinan pembangunan rumah subsidi dengan ukuran lebih kecil, khususnya untuk generasi muda yang ingin tinggal di perkotaan namun terkendala harga tanah.
Namun, desain tersebut menuai kritik luas, baik dari masyarakat umum maupun anggota parlemen, karena dianggap tidak layak huni dan tidak memenuhi standar rumah yang manusiawi.
Maruarar menegaskan bahwa desain tersebut masih berupa rancangan awal dan belum menjadi keputusan final.
"Itu kan draft kami. Kami sounding kepada rakyat akan seperti apa. Kami dengarkan tanggapan masyarakat. Belum ada suatu keputusan," katanya.
Ia juga menyatakan akan mengevaluasi internal kementeriannya apabila ditemukan indikasi pelanggaran aturan dalam proses pembuatan desain rumah subsidi tersebut.