Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Hasil Malut United vs Persebaya di BRI Super League: Bajul Ijo Akhiri keterpurukan, Bungkam Laskar Kie Raha

{{caption}}
Wali Kota Bandung Farhan Jawab Kekecewaan Dedi Mulyadi

{{caption}}
Pertimbangan Hakim Jatuhkan Vonis Ammar Zoni 7 Tahun Penjara

{{caption}}
Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

{{caption}}
Hampir 3 Tahun Kasus Mandek, Kuasa Hukum Firli Bahuri Desak Penghentian Perkara

{{caption}}
Dua Pekerja Rumah Tangga Melompat dari Kos Majikan di Jakpus, Kondisinya Mengenaskan

Topik Terkait
{{caption}}
Pemerintah Perkuat EPR dan Ekonomi Sirkular untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Pemerintah Indonesia memperkuat komitmen pada ekonomi sirkular melalui Extended Producer Responsibility (EPR). Kebijakan ini menjadi instrumen strategis untuk efisiensi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

EPR
{{caption}}
Bappenas: Ekonomi Sirkular Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca 49 Persen

Dia menerangkan bahwa Indonesia diproyeksikan akan mengalami peningkatan timbulan sampah domestik mencapai lebih dari 82 juta ton per tahun.

{{caption}}
Peran Extended Producer Responsibility (EPR) Krusial Atasi Timbulan Sampah Nasional

Extended Producer Responsibility (EPR) menjadi kunci untuk mengurangi timbulan sampah nasional, terutama sampah plastik, dengan mewajibkan produsen bertanggung jawab atas seluruh siklus hidup produk mereka.

{{caption}}
Bappenas: Ekonomi Sirkular Kurangi Emisi Hingga 49 Persen

Pemerintah Indonesia sendiri dinyatakan telah meluncurkan Peta Jalan dan Rencana Aksi Ekonomi Sirkular untuk tahun 2025-2045.

{{caption}}
IPRO Soroti Mahalnya Biaya Pengumpulan Sampah Plastik Akibat Tantangan Geografis

Organisasi nirlaba IPRO menyoroti mahalnya biaya pengumpulan sampah plastik di Indonesia karena kondisi geografis kepulauan, mendesak pemerintah perkuat peran industri dalam skema EPR.

{{caption}}
Pakar Ungkap Pentingnya Sistem Pengelolaan Baterai EV Bekas yang Berkelanjutan di Indonesia

Indonesia didorong untuk segera menyiapkan sistem pengelolaan baterai EV bekas yang kokoh dan berkelanjutan. Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu menjelaskan langkah krusial yang meliputi prinsip ekonomi sirkular, regulasi ketat, dan peran multi-stakeholder

{{caption}}
Pemerintah Didesak Segera Susun Regulasi Battery Passport untuk Kendaraan Listrik

Pakar industri otomotif ITB mendesak pemerintah untuk segera menyusun regulasi battery passport, guna melacak asal-usul dan riwayat baterai EV demi pengelolaan limbah yang aman dan berkelanjutan.